pesanan-majalah-edisi-khusus
28 °c
Pecenongan
Wed
Thu
Tuesday, 8 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home News Nasional

Halaqah VI Komite Khitthah NU: NU Harus Diselamatkan Secepatnya

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
10 March 2019
in Nasional
0
Halaqah VI Komite Khitthah NU: NU Harus Diselamatkan Secepatnya

foto: arrahmah.com

Bandung, Gontornews – Sejumlah ulama, akademisi dan habaib dari kalangan Nahdhatul Ulama (NU) menghadiri halaqah ke-6 Komite Khitthah (KK) NU di Pondok Pesantren Al-Qutub, Cipadung, Cibiru, Bandung, Rabu (6/3). Mereka datang dari berbagai daerah seperti Kalimantan, Sulawesi, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan DKI Jakarta.

Mereka antara lain Prof Dr H Juhaya S Praja MA (pengasuh PP Al-Qutub), KH Salahuddin Wahid/Gus Solah (Ketua KK 26 NU), KH Hamdi Suyuthi Abdul Jabar (santri Kiai Hamid Baidlowi, Lasem-Jawa Tengah), dan Habib Abdullah bin Ali Al Hadad dari Jakarta.  

Prof Dr Ahmad Zahro bertindak sebagai moderator. Ia menyebutkan, ini adalah halaqah paling hidup. Bukan karena dihadiri banyak kiai, habaib dan akademisi. Tapi halaqah ke-6 kali ini berhasil menginventarisasi masalah yang melilit NU saat ini.

“Ini halaqah paling hidup. Kita tinggal merumuskan bagaimana cara menyelamatkan NU secepatnya dari tangan para politisi maupun kaum liberal yang merusak NU dari dalam. Silakan hadir dalam pertemuan tertutup Kamis 14 Maret di Pondok Pesantren Tebuireng. Kita bisa bicara sak ketoke (sepuas-puasnya),” ujar Prof Ahmad Zahro seperti dikutip duta.co.

BACA JUGA

JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

GIHES 2026: Realisasi Pendidikan Islam Holistik Jadi Agenda Bersama

PMDG: Pesantren Model Pendidikan Islam Holistik Khas Indonesia

Pendidikan Pesantren Solusi Holistik Untuk Indonesia dan Dunia

GIHES 2026: Mencerdaskan Bangsa Melalui Pengembangan Pendidikan Holistik

Sementara itu Habib Abdullah bin Ali Al Hadad dari Jakarta mengatakan, NU harus segera diselamatkan dari tangan para politisi. “Hari ini NU sudah dirusak oleh pengurusnya sendiri. Ini membuat semakin banyak orang membenci NU,” paparnya.

Ia melanjutkan, “Saya teringat kekhawatiran Al Habib Salim bin Djindan tahun 1965-an. Apa masih ada NU ke depan? Sekarang ini NU hanya besar di suaranya, orangnya gak ada. Ke mana NU sekarang? Betapa PBNU hari ini sulit menggerakkan warganya.”

Menurutnya, ini semua karena perbuatan pemimpin NU yang keluar dari relnya. “NU sekarang sudah tidak seperti kereta api yang jelas rutenya, melainkan seperti taksi yang mudah dipesan (orang) sesuai kepentingan.”

“Saya berharap KK ini bergerak cepat dan masif. Kita tidak mau NU diacak-acak. Sekarang ini pengurus NU tidak hanya merusak NU dari sisi politik, tetapi agama (aqidah) juga diacak-acak. Kita tidak rela NU dijadikan alat mencari duit. Kasihan para pendiri, beliau mengutuk kita. Kita tidak ingin NU seperti ini,” tegasnya dikutip duta.co.

Habib Abdullah juga menyesalkan politisasi organisasi (NU) yang dilakukan ketua umumnya. Termasuk pernyataan tentang Luhut Binsar Panjaitan yang disebutnya sebagai perwakilan NU di Kristen.“Orang Kristen saja gak mau seperti itu. Belum lagi soal tentara Cina yang katanya tidak ada Indonesia kalau tidak ada Cina. Ini kelewatan dan wajib diganti. Sekarang, carilah presiden yang tidak mendukung kepemimpinan dia. Jangan diam saja, Alhamdulillah ada komite khitthah, terus terang saya sedih melihat NU sekarang,” ungkapnya.

Hal senada dikatakan KH Hamdi Suyuthi Albdul Jabar, santri Kiai Hamid Baidlowi (Lasem-Jawa Tengah). Menurut Gus Hamdi, NU harus menjadi gerakan sipil, bukan gerakan politik partisan seperti ini. “Saya ini diutus oleh Kiai Hamid untuk mencermati penyimpangan pengurus NU. Dan kita lihat sudah lama (pengurus) NU menyimpang. Saya selalu ikuti ceramah Kiai Said Aqil, dari sini jelas NU sudah dijangkiti paham Syiah. Jadi, NU Lasem sudah lepas diri dari PBNU sekarang,” tegasnya.

Menurut Gus Hamdi, bila NU masih dipegang orang-orang liberal, tidak akan lebih baik, justru lebih bejat. Semua ini akibat orang-orang liberal. Mereka ini tidak berhaluan ahlussunanah waljama’ah. Ironisnya mereka berkolaborasi dengan kekuasaan. “Karena itu, kalau ingin NU selamat jangan pilih 01. Kalau sampai 01 menang, NU tidak akan selamat. Mereka ini menghancurkan NU,” tandasnya seperti dikutip duta.co. [Rusdiono Mukri]

Share117Tweet66Send
Previous Post

Hamas: Israel Tidak Punya Pilihan selain Mencabut Blokade Gaza

Next Post

Cucu Pendiri NU Gusar karena NU Sudah Dijadikan Alat Politik

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

3 September 2026
Rekonstruksi Pendidikan Akhlak: Dari Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri untuk Mewujudkan Indonesia Emas yang Berkeadaban 2045

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak: Dari Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri untuk Mewujudkan Indonesia Emas yang Berkeadaban 2045

2 September 2026
Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

6 September 2026
60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

5 September 2026
Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

6 September 2026
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

0
PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

0
Kiai Fatwa: Pendidikan Holistik Darul Amanah Lewat Prestasi Nasional dan Sudah Berkarir di Berbagai Sektor

Kiai Fatwa: Pendidikan Holistik Darul Amanah Lewat Prestasi Nasional dan Sudah Berkarir di Berbagai Sektor

0
JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

0
Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

0
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

6 September 2026
JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

6 September 2026
Kiai Fatwa: Pendidikan Holistik Darul Amanah Lewat Prestasi Nasional dan Sudah Berkarir di Berbagai Sektor

Kiai Fatwa: Pendidikan Holistik Darul Amanah Lewat Prestasi Nasional dan Sudah Berkarir di Berbagai Sektor

6 September 2026
PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

6 September 2026
Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

6 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor
  • Global Islamic Holistic Education Summit.
Lokasi : Hotel Borobudur Jakarta, Indonesia
Tanggal : 5 - 6 September 2026Akhir Pendaftaran : 27 Agustus 2026Dalam rangka Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, kami mengundang Bapak/Ibu untuk berpartisipasi dalam Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026.GIHES 2026 merupakan forum Internasional yang mempertemukan pimpinan pesantren, lembaga pendidikan Islam, akademisi, pembuat kebijakan, dan tokoh pendidikan untuk berbagi perspektif, membahas tantangan strategis, serta membangun sinergi dan kolaborasi bagi kemajuan pendidikan dan generasi mendatang.#gontornews #majalahgontor #gihes
  • Dari Los Angeles, California, Amerika Serikat, tepatnya di Hollywood Sign dengan jarak kurang lebih 14.000 kilometer dari pondok Modern Darussalam Gontor. Doa-doa kebaikan disampaikan kepada Pondok Modern Darussalam Gontor dan Keluarga Besar Gontor.#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontorponorogo

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result