Bangkok, Gontornews — Pemerintah Thailand, Selasa (2/3/2021), mengintensifkan penelitian terhadap penerbitan sertifikat vaksinasi Covid-19 bagi wisatawan internasional. Mereka berharap sertifikat tersebut dalam membangkitkan kembali sektor pariwisata Thailand yang terpuruk akibat pandemi.
Thailand tengah mempertimbangkan gagasan “paspor vaksin” yang memungkinkan masuknya wisatawan internasional yang telah menjalani vaksinasi. Namun, belum jelas kapan pemerintah akan menetapkan aturan tersebut secara resmi.
Perdana Menteri Thailand, Prayut Chan’ocha, menjelaskan bahwa negaranya akan berhati-hati dalam penggunaan paspor vaksin. Sejauh ini, ia belum mendapatkan informasi valid apakah suntikan pertama dosis vaksin Covid-19 cukup untuk mencegah penyebaran Covid-19.
“Saya sudah mengusulkan penelitian sehingga kami bisa bersiap. Tetapi, penting juga agar kami melanjutkan hal serupa yang sejalan dengan negara lain,” katanya kepada Reuters.
Prayut menambahkan setiap warga Thailand yang menjalani vaksinakan menerima paspor vaksin yang memungkinkan mereka melakukan perjalanan internasional. Dengan aturan tersebut, pejabat pariwisata berharap paspor vaksin dapat mengurangi masa karantina dari 14 hari menjadi tiga hari atau bebas.
Pemerintah Thailand telah meluncurkan program vaksinasi untuk memberikan harapan bagi industri pariwisata yang sangat terdampak pandemi. Bagi Thailand, sektor pariwisata memainkan peran 11 persen pemasukan ekonomi nasional.
Pada tahun 2020, pendapatan Thailand dari sektor pariwisata menurun dari 1,91 Triliun Baht (900 Triliun Rupiah) menjadi 332 Miliar Bath (156 Triliun Rupiah) atau turun hingga 83 Persen. [Mohamad Deny Irawan]
*1 Bath Thailand = 471,25 Rupiah Indonesia






















