Abuja, Gontornews — Pemerintah Nigeria, Selasa (2/3/2021), menerima kiriman vaksin Covid-19 pertama melalui skema COVAX. Mereka pun akan segera memulai program vaksinasi bagi negara terpadat di Afrika tersebut.
Reuters melansir, pada tahap ini, negara Afrika Barat tersebut menerima 3,92 juta dosis pengiriman vaksin Oxford-AstraZeneca. Nigeria menjadi negara ketiga di Afrika, setelah Pantai Gading dan Ghana, yang menerima pasokan vaksin Covid-19 dari skema COVAX.
Sejumlah pejabat menyambut hangat kedatangan vaksin Covid-19 di bandara internasional Abuja. Mereka menggunakan jaket kuning dengan tetap menggunakan masker.
Pemerintah Nigeria menargetkan untuk melakukan vaksinasi bagi tenaga kesehatan mulai 5 Maret mendatang. Sementara mulai 8 Maret, otoritas kesehatan Nigeria akan melakukan vaksinasi kepada para pemimpin strategisnya.
Ketuga gugus tugas Covid-19 Nigeria, Boss Mustapha, mengatakan pemerintah berhadap dapat menerima 84 juta dosis vaksin AstraZeneca dari COVAX tahun ini. Jumlah tersebut cukup untuk menyuntikkan dosis vaksin bagi 20 persen populasi Nigeria.
COVAX yang dipimpin oleh aliansi vaksin GAVI, WHO dan UNICEF sebagai mitra pelaksana, bertujuan untuk menyediakan hampir 2 Miliar Dosis bagi seluruh dunia pada akhir 2021. COVAX menargetkan keadilan pendistribusian vaksin Covid-19 untuk negara miskin dan berpenghasilan rendah. [Mohamad Deny Irawan]























