Bekasi, Gontornews — Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor cabang Bekasi kembali menyelenggarakan try out ujian persiapan masuk Gontor (ToU-PMG) untuk wilayah Bekasi dan sekitarnya di Islamic Centre KH Noer Alie, Bekasi, Ahad (13/1). Untuk pelaksanaan try out kali ini, panitia pelaksana menerima sekitar 57 pendaftar Try Out.
Selain tes ujian, Ketua panitia pelaksana ToU-PMG, Akmal Izzaty Rahman mengatakan bahwa program ini diselenggarkan untuk yang ketiga kalinya dalam tahun ajaran baru 2018-2019 juga memberikan kesempatan bagi para siswa agar mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan jelang seleksi ujian masuk Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) bulan Syawwal mendatang.
“Kami ingin memberikan kesempatan untuk para calon santri berlatih menjawab soal-soal ujian masuk Gontor agar mereka siap,” kata Akmal Izzaty kepada Gontornews.
“Kami juga memberi kesempatan kepada para calon wali santri untuk bertanya hal-hal seputar PMDG sekaligus berbagi pengalaman selama kami hidup sebagai santri,” tambah alumnus PMDG 2014 tersebut.
Sementara itu, salah seorang calon wali santri peserta ToU-PMG IKPM Bekasi, Reza, menjelaskan bahwa maksud keikutsertaan putranya agar tahu dan mengerti bagaimana cara mengerjakan soal Imla. Sebagaimana diketahui, Imla merupakan materi dikte bahasa arab yang menjadi salah satu syarat lulus seleksi ujian masuk Gontor.
“Anakku, nulis Imla-nya jelek banget,” kata Reza.
“Biar nanti tidak memalukan, saya ingin para pembimbing dari IKPM Bekasi mengarahkan sekaligus memberikan bimbingan lebih lanjut,” tuturnya.
Sebagaimana dilansir laman gontor.ac.id, pendaftaran ujian masuk Gontor tahap pertama akan diselenggarakan pada tanggal 23-27 Ramadhan 1440/28 Mei-1 Juni 2019 dan tahap kedua 4-10 Syawwal 1440/8-14 Juni 2019. Sedangkan untuk ujian tulis serentak akan diseleggarakan pada 11 Syawwal 1440/15 Juni 2019.
Sedangkan untuk Gontor putri, tes ujian lisan akan diselenggarakan pada tanggal 5-14 Syawwal 1440/9-18 Juni 2019 dan ujian tulis serentak akan diselenggarakan pada tanggal 15 Syawwal 1440/19 Juni 2019. [Mohamad Deny Irawan]





















