Istanbul, Gontornews — Penasihat ilmiah Turki untuk virus korona, Afsin Emre Kayipmaz, Jumat (13/1/2023), memprediksi varian Omicron XBB 1.5 akan mendominasi kasus Covid-19 di Eropa. Ia juga memprediksi bahwa varian yang dikenal dengan sebutan ‘kraken’ ini akan mendominasi kasus Covid-19 di Turki dalam beberapa hari mendatang.
“Sub-varian ‘Kraken’ menyebar dengan cepat di Amerika Serikat. Mereka melaporkan bahwa jumlah kasus meningkat dua kali lipat dalam sembilan hari terakhir,” ucap Kayipmaz sebagaimana dilansir Yeni Safak dari Anadolu.
“Indikasi awal menunjukkan bahwa varian baru ini lebih menular dari pada strain omicron lainnya. Namun, belum ada data yang cukup untuk melihat apakah itu menyebabkan gejala atau infeksi yang lebih parah. Pada tahap ini, tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” sambung Kayipmaz.
Kayipmaz menambahkan, seperti halnya varian omicron lain, varian Kraken menyebabkan gejala seperti sakit tenggorokan, sakit kepala, pilek dan batuk.
Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC) telah memasukkan varian omicron XBB 1.5 ke dalam kategori varian yang memerlukan pemantauan.
“XBB 1.5 saat ini diperkirakan memiliki keunggulan pertumbuhan yang besar dibandingkan varian yang beredar sebelumnya di Amerika Utara (109%) dan Eropa (113%). Meski perkiraan ini masih memiliki ketidakpastian yang signifikan,” kata ECDC di situs resminya.
Badan kesehatan Uni Eropa tersebut juga memperingatkan, varian baru ini berisiko meningkatkan jumlah infeksi Covid-19 di Uni Eropa dan wilayah Ekonomi Eropa. Meski bukan dalam beberapa bulan mendatang karena jenis ini masih berada pada tingkatan penularan yang sangat rendah. [Mohamad Deny Irawan]





















