London, Gontornews — Kepolisian London menangkap seorang pria berusia 29 tahun yang menikam seorang Imam di sebuah masjid di Park Road, London, Sabtu (22/2). Pria yang terkonfirmasi bernama Daniel Horton telah berhasil diamankan dan ditahan di Pengadilan Westminster Magistrates, London.
Sementara itu, korban penusukan, Raafat Maglad, mengatakan bahwa ia mengalami luka di bahu bagian atas. Meski mendapatkan perlakuan tidak mengenakkan, Raafat memastikan bahwa ia tidak membenci pelaku.
“Saya hanya merasakan darah yang mengalir dari leher saya. Dan hanya itu. Setelahnya, para jama’ah membawa saya ke rumah sakit. Semuanya terjadi secara tiba-tiba,” ungkap Raafat sebagaimana dilansir Reuters dari laman BBC.
Menurut seorang saksi, penusukan itu disaksikan sekitar 100 jama’ah yang berada di masjid. Tidak lama setelah kejadian sekitar 20 orang jama’ah, dengan reflek, mengamankan pelaku.
“Saya mendengarkan teriakan. Lalu kami melihat darah mengalir dari tubuhnya,” kata saksi yang menolak untuk disebutkan namanya.
Dewan Masjid London, London Central Mosque Trust, memastikan bahwa jama’ah masjid berhasil mengamankan pelaku hingga pihak kepolisian tiba. Polisi London mengabaikan tindakan ini sebagai aksi terorisme.
“Penyerang itu ditangkap oleh para jama’ah sampai polisi tiba dan mengamankannya,” ungkap London Central Mosque Trust.
Sementara itu, Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, dalam akun Twitter, mengutuk insiden tersebut.
“Sangat mengerikan bahwa insiden ini harus terjadi terutama karena terjadi di tempat ibadah. Pikiran saya tertuju pada korban dan mereka semua yang terdampak insiden ini,” kata Johnson. [Mohamad Deny Irawan]





















