Jakarta, Gontornews β Pemerintah Indonesia secara resmi mengutuk serangan kelompok bersenjata kepada pos polisi dan fasilitas penampungan pengungsi di Maungtaw, Rakhine, Myanmar, Jumat (25/8) waktu setempat. Indonesia juga menyesalkan jatuhnya korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut.
Oleh karenanya, Indonesia meminta dan berharap kepada Pemerintah Myanmar agar mengambil langkah-langkah pemulihan keamanan serta memberikan perlindungan kemanusiaan secara inklusif kepada warga Rakhine.
Indonesia juga mendorong semua pihak yang terlibat dalam kekerasan tersebut agar menghentikan aksi kekerasan, berkontribusi terhadap pemulihan keamanan, serta menghormati hak asasi manusia masyarakat Muslim Rohingya di Rakhine.
Dilansir dari laman kemlu.go.id, Indonesia meminta agar perdamaian, keamanan dan stabilitas di Myanmar terjadi. Bagi Indonesia, stabilitas Myanmar menjadi faktor penting stabilnya pembangunan berkelanjutan di kawasan ASEAN.
Indonesia akan melanjutkan kerjasama dengan Myanmar dalam proses rekonsiliasi, demokratisasi, dan pembangunan inklusif termasuk upaya implementasi rekomendasi laporan mantan Sekjen PBB, Kofi Annan. [Mohamad Deny Irawan]





















