Bangkok, Gontornews — Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Thailand memutuskan untuk memonitor pemandu wisata asal Thailand yang mendampingi turis asal Cina untuk berwisata. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus korona Wuhan yang telah menewaskan 132 orang.
Thailand sendiri telah mengonfirmasi 14 kasus virus korona atau terbanyak dari negara manapun di luar Cina. Pemerintah Thailand menduga bahwa penyebaran virus korona berasal dari pelancong asal Cina yang berwisata ke negara gajah putih tersebut.
βKami akan memonitor para pemandu wisata asal Thailand terkhusus mereka yang memandu wisata turis asal Cina,β ungkap Tanarak Pipat, Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Thailand.
β(Penyaringan) ini juga termasuk mereka yang berprofesi sebagai pemandu atau pemimpin tur para pelancong asal Tiongkok ke Thailand. Jika mereka mengalami gejala seperti demam, batuk atau merasa tenggorokan bermasalah, maka kita harus memindai apakah ia terkena virus korona atau tidak,β imbuhnya sebagaimana dilansir Reuters.
Jelang Tahun Baru Imlek, puluhan ribu wisatawan asal Cina membanjiri sejumlah objek wisata populer di Thailand.
Meski demikian, Tanarek menambahkan bahwa pihaknya belum mengonfirmasi adanya proses penularan virus korona dari manusia ke manusia di Thailand.
Sementara itu, dari sektor penerbangan, Thailand mencatat ada 25.029 penumpang yang berasal dari lima bandara di Wuhan. Sebagai upaya antisipasi, maskapai penerbangan Thailand, Thai Arways Pcl, menerapkan sejumlah langkah seperti mendisinfeksi kabin penumpang dan kokpit sekembalinya dari kota-kota di Cina.
βSebagian besar orang-orang asal Wuhan telah kembali. Kami memperkirakan masih ada ratusan (wisatawan asal Wuhan),β ungkap Presiden Asosiasi Agen Perjalanan Thailand, Vichit Prakobgosol.
Prakobgosol pun berharap sebagian besar wisatawan Cina yang tersisi akan kembali ke negaranya dalam 10 hari ke depan.
Akibat penyebaran virus korona asal Wuhan, industri pariwisata Thailand terpukul keras dimana wisatawan asal Cina menyumbang 28 persen dari total 39,8 juta wisatawan internasional yang masuk ke Thailand sepanjang 2019 lalu.
Thailand pun berpotensi kehilangan pemasukan dari sektor pariwisata hingga 50 miliar bath atau sekitar 22 miliarΒ trupiah. Sementara otoritas pariwisata Thailand memprediksi wisatawan asal Cina akan turun ketimbang tahun lalu ketika wisatawan asal Cina mencapai 11 juta orang. [Mohamad Deny Irawan]





















