pesanan-majalah-edisi-khusus

Inggris-Perancis Protes Keputusan Trump Soal Jerusalem

Presiden Macron sesalkan keputusan "unilateral" Trump terkait Jerusalem

Presiden Prancis Emmanuel Macron (kiri). (REUTERS/Stephane Mahe)

Aljiers, Gontornewsย  — Sejumlah negara menentang keputusan Donald Trump mengakui Jerusalem sebagai Ibukota Israel. Inggris menolak karena itu tidak akan menyelesaikan masalah perdamaian di Palestina. Sementara Perancis protes karena status Jerusalem adalah masalah internasional, harus melibatkan juga pihak Palestina.
“Kami tidak setuju dengan keputusan Amerika Serikat untuk memindahkan kedutaannya ke Jerusalem dan mengakui Jerusalem sebagai ibu kota Israel sebelum kesepakatan status terakhir,” kata Perdana Menteri Inggris Theresa May. Diaย  menyatakan tidak setuju dengan keputusan Amerika Serikat untuk mengakui Jerusalem sebagai ibu kota Israel karena tidak akan membantu upaya untuk menciptakan perdamaian di wilayah tersebut.

Jerusalem pada akhirnya harus dibagi antara Israel dan negara Palestina masa depan.ย “Kami percaya ini tidak membantu prospek perdamaian di wilayah ini,” ujarnya sebagaimana dilaporkan Reuters.

Sementara itu, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan tidak mendukung keputusan “unilateral” Presiden AS untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan menyeru ketenangan di seluruh wilayah tersebut.ย “Keputusan ituย  patut disesalkan. Prancis tidak setuju dan menentang undang-undang internasional dan semua resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa,” kata Macron kepada wartawan pada sebuah konferensi pers di Aljiers.

Trump membalikkan kebijakan Amerika Serikat yang telah berlangsung beberapa dasawarsa pada Rabu dan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.ย ย Ia juga mengatakan akan memindahkan kedutaan besarnya ke kota itu, meskipun ada peringatan dari seluruh dunia bahwa isyarat tersebut akan mendorong perselisihan antara Israel dan Palestina.

BACA JUGA

“Status Yerusalem adalah masalah keamanan internasional yang menyangkut seluruh masyarakat internasional. Status Yerusalem harus ditentukan oleh orang Israel dan Palestina dalam kerangka perundingan di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa,” katanya.

Macron, yang telah mengembangkan hubungan kerja sama dengan Trump sejak menjabat pada Mei, berbicara dengan pemimpin Amerika Serikat itu awal pekan ini untuk meyakinkannya agar berubah pikiran.

“Prancis dan Eropa terikat pada solusi dua negara Israel dan Palestina.ย  Paris siap untuk bekerja sama dengan mitra untuk mencari solusi.
.Kita harus menghindari segala aksi kekerasan dan mendorong dialog,” katanya. {Reuters/DJ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

Banner Footer
โ–ฒ
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com