Bogor, Gontornews — Desa Cihideung Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, memiliki banyak kekayaan alam. Salah satunya sumberdaya alam ubi jalar yang hasil panennya biasanya selalu langsung dijual ke pasaran oleh para petani. Untuk meningkatkan nilai ekonominya, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor membuat inovasi produk dari ubi jalar.
Dengan mengusung tema “Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Inovasi Desa Berbasis Potensi Lokal, Teknologi, dan Green Economy”, mahasiswa KKN Kelompok 7 INAIS Bogor telah berhasil membuat produk inovasi desa berbasis potensi lokal.
Produk inovasi ini diberi nama “KREMBI CIHUD” (Kremes Ubi Cihideung Udik), yakni makanan ringan berupa stik yang dimasak sedemikian rupa yang dicetak dan dipadatkan menggunakan cetakan khusus lalu dikemas menjadi sebuah produk inovasi yang tidak membutuhkan modal yang besar namun bernilai jual tinggi.
Anstusiasme masyarakat Desa Cihideung Udik saat pelaksanaan sosialisasi dan bimbingan teknis pembuatan produk inovasi sangat diapresiasi oleh Kepala Desa dan Ketua Tim Penggerak PKK Desa Cihideung Udik, Susilawati.
Sosialisasi dan bimbingan teknis pembuatan produk inovasi KREMBI CIHUD dihadiri lebih dari 45 orang, di antaranya ketua dan anggota PKK, kader-kader Posyandu, Ketua RW 11, RT 01-03, tokoh masyarakat, guru-guru PAUD Nurul Iman Al Islah dan ibu-ibu Majelis Ta’lim RW 11 dan 12 Desa Cihideung Udik. Sosialisasi dan bimbingan teknis dilaksanakan di Majelis Ta’lim Nurul Iman Al Islah RW 11 Desa Cihideung Udik pada hari Kamis (08/08/2024).
Program produk inovasi ini mendapatkan dukungan kuat dari Pemerintah Desa Cihideung Udik, Ketua Tim Penggerak PKK, kader-kader Posyandu, dan Loli Yulianti tokoh masyarakat RW 11 Desa Cihideung Udik. Pasalnya, produk ini bersifat lokal dan sebagai upaya untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat Desa Cihideung Udik.
“Kami mengapresiasi komitmen serta upaya yang dimotori oleh teman-teman KKN INAIS 2024 untuk mendorong masyarakat Desa Cihideung Udik membuat produk inovasi ini. Kami berharap produk ini dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat sehingga harapan kami agar masyarakat Desa Cihideung Udik yang mandiri, inovatif dan kreatif dapat terwujud,” ujar Loli Yulianti, tokoh masyarakat Desa Cihideung Udik.
Divisi Media dan Ekonomi Kreatif KKN INAIS 2024 Desa Cihideung Udik, Buchori Muslim, menerangkan produk inovasi ini sebagai upaya untuk mendorong potensi lokal yang ada di desa setempat, karena bahan-bahan dasar yang dimanfaatkan yaitu ubi jalar, mudah didapatkan yang dihasilkan dari perkebunan masyarakat desa setempat yang tersebar luas di Desa Cihideung Udik.
“Langkah yang kita lakukan hari ini merupakan awal dari upaya untuk mengokohkan ekosistem yang inovatif dengan menggali potensi lokal yang ada di Desa Cihideung Udik,” ungkapnya.
Buchori juga menambahkan, pelatihan pembuatan produk inovasi KREMBI CIHUD bertujuan untuk menggali dan mengembangkan kreativitas masyarakat Desa Cihideung Udik serta memunculkan embrio potensi lokal demi terciptanya masyarakat yang mandiri.
“Selain itu, kegiatan ini demi meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Cihideung Udik, khususnya bagi para pegiat UMKM setempat,” ujarnya. []





















