Gaza City, Gontornews — Pasukan Israel telah menembak mati setidaknya dua orang Palestina di Jalur Gaza, Ahad (6/5).
Kedua korban itu adalah Baha Abdul Rahman Qdeih (23) dan Mohammad Khaled Abu Rideh (20). Jumlah korban tewas warga Palestina yang dibunuh oleh tentara Israel sejak gelombang protes yang dimulai 30 Maret, menjadi setidaknya 43 orang.
Ashraf al-Qudra, juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza, mengatakan, kedua pria itu tewas setelah tentara Israel menembaki bagian selatan Kota Khan Younis.
Qdeih meninggal di tempat kejadian, sedangkan Abu Rideh meninggal di Rumah Sakit Eropa, Gaza, lapor kantor berita Palestina Wafa.
Seperti dirilis Aljazeera, juru bicara militer Israel mengatakan, pasukan Israel telah menembak mati tiga warga Palestina. Mereka mengatakan, empat warga Palestina berusaha menyusup ke Israel dan merusak infrastruktur keamanan. Namun, tidak ada komentar mengenai kondisi atau keberadaan  dari individu keempat. [Rusdiono Mukri]





















