Yerusalem, Gontornews – Polisi Israel dikabarkan menembak mati tiga warga Palestina di dekat kompleks Masjid al-Aqsha.
Aljazeera merilis, tiga orang Palestinaitu melepaskan tembakan ke dekat kompleks al-Aqsha di Kota Tua Yerusalem, melukai tiga orang Israel, sebelum mereka tewas dalam baku tembak.
Polisi Israel mengatakan ketiga pria bersenjata tersebut mencapai salah satu gerbang di dekat kompleks al-Aqsha, melepaskan tembakan dan melarikan diri ke Masjid al-Aqsha tempat mereka ditembak mati oleh petugas kepolisian pada hari Jumat (14/7).
Aljazeera melaporkan dari Yerusalem, orang-orang Palestina tersebut dilaporkan menembaki pasukan keamanan Israel di dekat Gerbang Kota Tua.
“Ketiga penyerang tersebut dipersenjatai dengan dua senapan mesin, sebuah pistol dan pisau, menurut polisi Israel,” tulis Aljazeera.
“Mereka kemudian dikejar di dalam kompleks masjid al-Aqsha. Di halaman kompleks, terjadi baku tembak antara orang-orang bersenjata dan pasukan keamanan Israel. Dua polisi Israel diyakini berada dalam kondisi kritis.
“Pengelola Masjid al-Aqsha mengatakan, mayat dua orang Palestina berada di dalam halaman kompleks masjid.”
Polisi Israel memerintahkan penutupan kompleks tersebut, dan mengatakan tidak akan ada shalat Jumat di lokasi itu.
“Ini untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun bahwa kompleks itu akan ditutup untuk shalat Jumat. Tentu ini berpotensi meningkatkan ketegangan di antara sekitar 10.000 orang Palestina yang biasanya shalat Jumat di sini,” tulis Aljazeera. [Rusdiono Mukri]





















