Rio De Janiero, Gontornews — Kandidat Presiden Brazil, Jair Bolsonaro berhasil mengalahkan pesaingnya, Fernando Haddad dalam pemilihan Presiden Brazil, Senin (29/10). Bolsonaro berhasil unggul dengan perolehan 55 persen suara di atas rivalnya, Fernando Haddah, yang ‘hanya’ meraih 45 persen suara.
Dalam perayaan kemenangannya di Barra da Tijuca, Bolsonaro berjanji akan membentuk pemerintahan yang membela konstitusi, demokrasi dan kebebasan.
“Ini adalah janji,” kata Bolsonaro sebagaimana dilansir media lokal Brazi, The Rio Times.
“(Janji ini) bukan dari beberap partai. Ini bukan kata sia-sia dari seorang pria. Tapi itu adalah sumpah kepada Tuhan,” tambah Bolsonaro.
Dalam kampanyenya, Bolsonaro tidak segan melabeli dirinya sebagai seorang homofobia, rasis dan misoginis. Bagi mantan kapten tentara Brazil berusia 63 tahun itu, kebebasan merupakan prinsip fundamental dalam misi kampanyenya.
“Sebagai pembela kebebasan, saya akan membawa pemerintahan ini sebagai pemerintahan yang menjunjung tinggi dan melindungi hak-hak warga negara dengan tetap menghormati hukum yang berlaku,”
“Inilah cara pemerintah kita, Konstitusional dan demokratis,” jelas Bolsonaro.
Sementara itu, rival terdekatnya, Fernando Haddad meminta pendukungnya untuk tetap tenang dan berjanji akan tetap mengawal pemerintahan yang sah. “Jangan takut, kami akan berada di sini. Kami tidak akan meninggalkan tujuan anda,” kata Haddad.
Meski kalah, Haddad langsung mencanangkan kemenangan dalam pemilihan presiden selanjutnya. “Dalam empat tahun kami akan melaksanakan pemilihan yang baru. Kami harus menjamin institusi pemerintaha. Kami tidak akan meninggalkan profesi kami (sebagai politisi), kantor kami, dan tidak akan berhenti menggunakan hak kami sebagai warga negara,” tutur mantan Wali Kota Sao Paulo tersebut.
Sejumlah pemimpin negara sahabat seperti Italia, Argentia, Meksiko hingga Venezuela memberikan selamat atas  kemenangan Bolsonaro sebagai dalam pemilihan Presiden Brazil yang baru. Presiden Amerika Serikat juga memberikan selamatnya kepada Bolsonaro.
“Kami baru saja menerima panggilan dari Presiden Amerika Serikat @realDonald Trump yang mengucapkan selamat kepada kami atas pemilhan bersejarah ini,” kata Bolsonaro dalam akun twitternya.
Bolsonaro sendiri kerap disanding-sandingkan dengan pemimpin kontroversial Amerika Serikat tersebut dan bahkan mendapatkan julukan ‘Trump dari wilayah Tropis’
“Kami berharap dapat membawa kedua negara besar ini menjadi lebih dekat dan maju di jalan kebebasan dan kemakmuran,” pungkas Bolsonaro. [Mohamad Deny Irawan]




















