Kabul, Gontornews — Menjelang hari raya Idul Adha, Presiden Afghanistan Mohammad Ashraf Ghani telah mengumumkan gencatan senjata bersyarat dengan Taliban.
Dirilis Aljazeera, gencatan senjata mulai berlaku efektif Senin (20/8).
Dalam pidato televisi pada hari Ahad, Ghani mengatakan gencatan senjata akan berlangsung hingga perayaan Maulid Nabi asalkan Taliban sepakat.
Di Afghanistan, peringatan Maulid Nabi akan dirayakan pada 21 November.
Ghani mengatakan hal itu saat menyampaikan pidato pada Hari Kemerdekaan ke-99 Afghanistan di istana Darul Aman yang ikonik di ibukota, Kabul.
Menurutnya, keputusan itu dicapai setelah konsultasi secara luas dengan berbagai segmen masyarakat Afghanistan dan ulama di seluruh dunia.
Taliban tidak menanggapi pernyataan pemerintah itu. Namun, Taliban merilis sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa mereka berencana untuk membebaskan “ratusan tahanan” pada kesempatan Idul Adha.
Pengumuman gencatan senjata pemerintah itu hanya diberlakukan untuk Taliban, dan tidak untuk kelompok-kelompok bersenjata lainnya seperti Negara Islam Irak dan Levant (ISIL atau ISIS). [Rusdiono Mukri]


















