Tokyo, Gontornews — Pemerintah Jepang, Rabu (8/9/2021), mempertimbangkan penggunaan paspor vaksin untuk tujuan komersial. Jepang berharap pemberlakuan paspor vaksin dapat menggerakkan kembali kegiatan sosial dan ekonomi domestik yang mandek karena pandemi Covid-19.
Rencananya, pemerintah akan mempresentasikan kebijakan ini pada rapat gugus tugas Covid-19 nasional pada Kamis (9/9/2021) dini hari waktu setempat. Melalui paspor vaksin, pengguna akan mendapatkan sejumlah diskon maupun layanan tambahan.
βPenggunaan paspor vaksin akan diterima secara luas,β ungkap keterangan pemerintah sebagaimana dilansir Kyodo News.
Bagaimanapun, parlemen juga memperingatkan untuk tidak melakukan tindakan diskriminatif terhadap mereka yang belum dapat menunjukkan paspor vaksin. Jepang tidak akan mewajibkan seseorang menerima vaksin sebagai syarat masuk sekolah ataupun syarat sebuah pekerjaan. Rancangan ini juga melarang bisnis penyedia jasa paspor vaksin berharga mahal.
Sertifikat vaksin merupakan catatan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah secara gratis yang menunjukkan bahwa seseorang telah mendapatkan vaksin. Sertifikat ini, umumnya, berisi tentang informasi nama, nomor paspor hingga tanggal pelaksanaan vaksin.
Orang yang ingin mendapatkan sertifikat ini harus menyerahkan secara langsung melalui dokumen seperti formulir aplikasi, paspor ataupun tiket vaksinasi. [Mohamad Deny Irawan]






















