Berlin, Gontornews — Pemerintah Jerman belum menerima permintaan resmi dari Polandia atau Finlandia untuk memasok tank tempur utama Leopard ke Ukraina, kata seorang jurubicara pemerintah Jerman dilansir dw.com.
Jurubicara itu mengatakan tidak ada kekhawatiran Polandia akan mengirimkan tank Leopard ke Ukraina tanpa izin Jerman, yang akan melanggar aturan re-ekspor.
Presiden Polandia Andrzej Duda mengatakan pada hari Rabu (11/1) bahwa negaranya akan mengirim tank Leopard 2 ke Ukraina jika ada koalisi negara yang lebih besar yang melakukannya, sementara Jerman mengatakan tidak memiliki rencana untuk mengirim apapun.
Pada hari Kamis, Presiden Finlandia Sauli Niinisto juga mengatakan bahwa Finlandia dapat menyumbangkan sejumlah kecil tank Leopard 2 buatan Jerman ke Ukraina jika sekelompok negara Eropa juga memutuskan untuk melakukannya.[]


















