Bandung, Gontornews – Jurnalis Islam Bersatu (JITU) berhasil mengukuhkan sebanyak 17 anggota baru dalam ‘Dauroh Penerimaan Anggota Baru’ yang dilaksanakan JITU Bandung di Kompleks Pesantren Daarut Tauhiid, Bandung, Sabtu (5/5).
Dilansir dari Islamic News Agency (INA), Ketua Umum JITU Muhammad Pizaro menjelaskan, dalam pengukuhan anggota baru, JITU berkomitmen membentuk jurnalis Muslim profesional yang dapat menjunjung tinggi kode etik jurnalis Muslim.
“Sebagai organisasi profesi, JITU memiliki seperangkat kode etik yang harus ditaati setiap anggota,” kata Pizaro.
Di antara kode etik yang harus ditaati tersebut, lanjut Pizaro, adalah tidak menyebarkan berita bohong (hoaks) dan perzinahan secara vulgar, serta melakukan verifikasi (tabayyun) dalam setiap berita yang ditulis dan yang terpenting adalah tidak menerima sogokan.
“Fokus JITU saat ini adalah meningkatkan integritas jurnalis Muslim, melahirkan jurnalis Muslim profesional yang tangguh dan berkarakter,” pungkasnya.
Dauroh JITU telah rutin digelar setiap tahun. Untuk tahun ini, ada sebanyak 17 jurnalis dari berbagai media cetak, elektronik, TV dan radio sangat antusias mengikutinya.
Di antaranya jurnalis dari TVRI, Hidayatullah.com, Radio Suaramuslim, MQ FM, dan lain sebagainnya.
Acara Dauroh juga didukung oleh beberapa mitra seperti DT Peduli, Sinergi Foundation, IslamposAid, Milkuma Soya, Kiblat dan Salam-Online ini diakhiri dengan ramah tamah dan silaturrahim dengan Dewan Pembina Daarut Tauhiid KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym). (Devi Lusianawati)






















