New York, Gontornews — Setelah AS merilis laporan tentang pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi, Hatice Cengiz, tunangan Khashoggi, men-tweet foto Khashoggi dengan tagar #justiceforjamal.
Pengguna Twitter telah membagikan hashtag bersama seruan oleh individu dan organisasi untuk tindakan politik lebih lanjut terhadap Arab Saudi.
Komite Perlindungan Jurnalis yang berbasis di New York, sebuah kelompok advokasi untuk kebebasan pers, telah meminta AS dan komunitas internasional untuk memberikan sanksi kepada Putra Mahkota Mohammed bin Salman.
Agnes Callamard, Pelapor Khusus PBB untuk eksekusi ekstra-yudisial, juga meminta Washington untuk menjatuhkan sanksi kepada putra mahkota.
“Menghukum mereka yang bertanggung jawab untuk memerintahkan eksekusi Jamal Khashoggi dari panggung internasional merupakan langkah penting menuju keadilan dan kunci untuk mengirimkan pesan terkuat kepada calon pelaku di seluruh dunia,” kata Callamard dalam sebuah pernyataan dikutip dw.com.
Organisasi Reporters Without Borders meminta mereka yang bertanggung jawab untuk dihukum.
“Penerbitan laporan AS itu menekankan perlunya keadilan yang efektif dan independen untuk menegakkan kebenaran atas kejahatan mengerikan ini dan meminta pertanggungjawaban kepada mereka yang bertanggung jawab,” cuit Sekretaris Jenderal Reporters Without Borders Christophe Deloire.
Dia menambahkan bahwa setidaknya 33 profesional media saat ini dipenjara di Saudi. []




















