pesanan-baju-kaos
28 °c
Pecenongan
Sat
Sun
Saturday, 17 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home News Nasional

Keluar dari Jeratan Nixon Shock

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
20 February 2018
in Nasional
0

Untuk kesekian kalinya,  rupiah kembali terpuruk. Indikasi pelemahan menguat menjelang perombakan kabinet dan mencapai puncaknya menjelang akhir Agustus 2015. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melewati angka psikologis Rp 14.000 per dolar per 24 Agustus. Sempat menyentuh 14.400, nilai uang kertas ini kini  bertahan pada level 14.100. Ini rekor terburuk dalam 17 tahun terakhir.

Selama sembilan bulan, rupiah sudah terdepresiasi 14,5%. Dampak lanjutannya, sudah dirasakan masyarakat. Seiring meningkatnya defisit neraca ekspor-impor, harga daging sapi kembali melonjak meski keran impor telah dibuka tanpa batas. Demikian pula, harga daging ayam dan cabai melejit, disusul kebutuhan pokok lainnya. Daya beli masyarakat turun. Pun nilai tukar petani (NTP). Industri lesu, gelombang PHK mulai terjadi. Sudah hampir 60.000 karyawan kini menganggur akibat ribuan perusahaan non aktif dan bangkrut.

Agar tidak berkelanjutan, Pemerintahan Jokowi-JK sudah berupaya meredamnya.  Mulai dari perombakan kabinet,  mengeluarkan paket kebijakan –antara lain memberi insentif (diskon) pajak pada industri tertentu, meningkatkan rasio penggunaan bahan bakar nabati (BBN), kebijakan anti dumping dan inpres pembebasan visa turis sejumlah negara – hingga pembatasan transaksi dan pembelian dolar AS.   Tetapi, seperti yang kita saksikan, pasar uang dan modal masih bergejolak. Belum ada tanda rupiah menguat atau stabil dalam waktu dekat. Sejumlah pakar dan pengamat ekonomi menilai pesimis, paket kebijakan stabilisasi perekonomian nasional itu tidak akan efektif dan efisien. Analis keuangan memprediksi pelemahan masih akan terjadi sampai Kuartal III (Oktober). Gubernur BI sendiri menduga penguatan dolar AS –baca pelemahan rupiah—akan berlanjut hingga tahun 2016.  Ini terkait dengan rencana The Fed,  Bank Sentral AS, menaikkan suku bunga hingga tahun depan.

Sejatinya, pelemahan  rupiah –juga  mata uang kertas lainnya—adalah keniscayaan. Ini konsekuensi logis dari efek Nixon Shock. Yakni, kebijakan Presiden AS Richard Nixon menerapkan sistem mata uang  dengan tarif mengambang  bebas (freely floating rate). Tahun 1971, secara sepihak,  AS menyatakan keluar dari konvensi internasional Bretton Woods, yang mengatur pencetakan mata uang berbasis cadangan emas. Mengabaikan konvensi pasca Perang Dunia II itu, AS  mencetak dolar sesukanya.  Pada saat yang sama, sebagaimana ketentuan World Bank dan IMF, dolar ditetapkan sebagai basis transaksi internasional. Semua cadangan devisa negara-negara sedunia disimpan dalam dolar AS.

BACA JUGA

Presiden Prabowo Puji Panca Jiwa dan Moto Pondok Modern Gontor

JATMA Aswaja Dukung Penguatan Ekonomi dari Desa

Sambutan Presiden Prabowo pada Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

Menag Nasaruddin Umar: Satu Abad Bukti Ketangguhan Gontor

Mendiktisaintek Brian: Semoga Gontor Terus Maju Menjaga Nilai-nilai Keislaman

Implikasi dari Nixon Shock, AS dapat mencetak murah dolar. Biaya cetak setiap lembar dolar, mulai pecahan 1 sampai 100.000 dolar, hanya  4 sen. Artinya, dari setiap pecahan 1 dolar, AS menikmati  nilai nominal 25 kali dari nilai rilnya. Dengan logika sama, dari setiap pecahan 100 dolar,  AS dapat mengeruk 2.500 kali; bahkan dari pecahan 100.000 dolar,  pemiliknya bisa ‘merampok’ 2.500.000 (2,5 juta kali) nilai modalnya.

Maka, sejak 44 tahun lalu,  AS  sudah kuasa mencetak dolar tanpa back-up emas. Bayangkan, uang 1.000 dolar –yang sebenarnya setara 4 sen dolar (Rp 5600)— bisa ditukar dengan 1,4 ton beras vietnam. Betapa banyak, minyak bumi, gas alam, kerajinan, hasil hutan, ikan, bahan-bahan mentah diekspor ke Amerika. Lantas, dia cuma membayarnya dengan beberapa lembar kertas bertuliskan US$.  Sungguh, ini transaksi yang tidak adil. Ketimpangan seperti  inilah yang mengerek inflasi dan depresiasi nilai tukar uang. Ini juga yang memacu praktik spekulasi dan bubble economic  yang luar biasa.

Berawal dari Nixon Shock, liberasi pasar uang merajalela. Uang fiat yang awalnya berfungsi sebagai alat tukar semata, kemudian menjadi komoditas dagang. Sistem riba, bunga berbunga, telah menumbuhsuburkan para spekulan. Mereka  bermain valas. Para  spekulan pencari rente sudah merobohkan bangunan ekonomi sebuah negara, termasuk Indonesia. Bisa dilacak, kemana larinya dana BLBI senilai ribuan trilyun itu!

Sebagai gambaran,  dekade 1970-an  omset pasar uang  sekitar 15 milyar dolar. Pada 1980-an, saat kontrol mulai mengendor, omsetnya meningkat empat kali lipat menjadi 60 miyar dolar. Kini,, ketika pasar bebas semakin liberal, omsetnya sudah mencapai 1,3 trilyun dolar per hari. Artinya, dalam separuh abad kurang, telah melonjak 20 kali lipat. Dari gurita bisnis ribawi itu, tentu ada pihak untung besar, banyak ada juga  buntung. Lalu, kita membiarkan ini terus berlangsung?

Untuk menghentikan kedzaliman itu, dapat dimulai dengan beberapa langkah sederhana. Pertama, menghindari praktik riba dalam sistem keuangan dan aktivitas ekonomi. Kedua, mengembalikan fungsi rupiah ke awalnya dan meninggalkan segala bentuk perdagangan uang. Ketiga, kembali ke sistem keuangan dan perdagangan yang adil. Dinar dan dirham bisa menjadi pilihan. Jika mungkin, menerapkan  transaks barter untuk mencegah fluktuasi  mata uang. Akhirnya, mari kita berpaling kepada sistem ekonomi dan keuangan syariah, yang mampu meniadakan riba, mencegah spekulasi (maysir), menghindari ketidakpastian (gharar),  dan  menghindari segala tindak kedzaliman. [Dedi Junaedi, Redaktur dan Dosen Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor]

Tags: JebakanNilai TukarNixon ShockRupiah
Share42Tweet26Send
Previous Post

OPEC Gagal Bekukan Produksi Minyak Dunia

Next Post

Belajar dari Gerhana Matahari

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

15 October 2026
Pondok Pesantren Syafa’atul Qur’an Jember Dorong Pemanfaatan Media Sosial

Pondok Pesantren Syafa’atul Qur’an Jember Dorong Pemanfaatan Media Sosial

12 October 2026
UNIDA Gontor Gelar Ramadhan Ceria di Dusun Ngetrep

Internalisasi Keimanan Anak Usia Sekolah Dasar: Sinergi Pembinaan Keluarga dan Lingkungan Sosial

16 October 2026
Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Gelar Pelatihan Bahasa ‘Lingo Zone’

Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Gelar Pelatihan Bahasa ‘Lingo Zone’

13 October 2026
DAS Jadi Ruang Tumbuh Santri Darrurohmah Cirebon

DAS Jadi Ruang Tumbuh Santri Darrurohmah Cirebon

8 October 2026
Gontor Maju Karena Keharmonisan & Ukhuwwah

Pesan Kiai Gontor tentang Jabatan dan Gelar (Akademik)

0
Mendesak Regulasi Pengatur Media Sosial

Menjaga Iman Anak di Tengah Gempuran Gawai

0
UNIDA Gontor Gelar Ramadhan Ceria di Dusun Ngetrep

Internalisasi Keimanan Anak Usia Sekolah Dasar: Sinergi Pembinaan Keluarga dan Lingkungan Sosial

0
Memaknai Musik dalam Pendidikan, Ustadz Husnan Bey Dukung TMF 2026

Memaknai Musik dalam Pendidikan, Ustadz Husnan Bey Dukung TMF 2026

0
Kursus Mahir Lanjutan (KML) Resmi Dibuka Gontor Putri 3

Kursus Mahir Lanjutan (KML) Resmi Dibuka Gontor Putri 3

0
Mendesak Regulasi Pengatur Media Sosial

Menjaga Iman Anak di Tengah Gempuran Gawai

16 October 2026
Gontor Maju Karena Keharmonisan & Ukhuwwah

Pesan Kiai Gontor tentang Jabatan dan Gelar (Akademik)

16 October 2026
UNIDA Gontor Gelar Ramadhan Ceria di Dusun Ngetrep

Internalisasi Keimanan Anak Usia Sekolah Dasar: Sinergi Pembinaan Keluarga dan Lingkungan Sosial

16 October 2026
Kursus Mahir Lanjutan (KML) Resmi Dibuka Gontor Putri 3

Kursus Mahir Lanjutan (KML) Resmi Dibuka Gontor Putri 3

15 October 2026
Memaknai Musik dalam Pendidikan, Ustadz Husnan Bey Dukung TMF 2026

Memaknai Musik dalam Pendidikan, Ustadz Husnan Bey Dukung TMF 2026

15 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result