10
Tonton Selengkapnya
Prof Syam
26 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 23 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Saintek Sains

Belajar dari Gerhana Matahari

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
20 February 2018
in Sains
0

“Wahai ummat Muhammad, demi Allah, jika kalian mengetahui yang aku ketahui, niscaya kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis.” [HR Bukhari]

Rabu pagi, 29 Jumadil Awal 1437 H atau  9 Maret 2016, adalah saat istimewa dan bersejarah bagi Indonesia. Sebagian besar warga bersukacita  menyambut di pusat-pusat pengamatan dan tayangan gerhana matahari total (GMT). Sebagian lain menyambut ayat kauniyah itu dengan shalat kusuf  berjamaah di masjid-masjid dan atau mushola masing-masing.

Pada waktu dhuha, sekitar pukul 7.20-7.25 WIB, GMT mencapai puncaknya. Saat itulah, seruan takbir dan ungkapan takjub bergemuruh di seantero Nusantara demi melihat pemandangan luar biasa indah dan langka itu. Konon perlu sekitar 375 tahun lagi GMT terjadi di lokasi yang sama. Maka, logis jika  disambutnya dengan aneka ekspresi gembira.

Bayangkan, matahari yang biasanya bersinar terang  tertutup oleh bulan sehingga sinarnya tidak sampai ke lingkungan kita. Akibatnya, sedikitnya 11 provinsi yang terkena lintasan inti GMT mendadak gelap  seperti malam hari. Meski hanya berlangsung sebentar, tak lebih lima menit saja, namun cukup menimbulkan efek keterkejutan bagi setiap makhluk yang mengalaminya.

BACA JUGA

Risiko Depresi Karena Asupan Garam Tinggi

Komunitas Psikiatri Dunia Soroti Tingginya Angka Kematian Akibat Bunuh Diri

Syamsuddin Arif: Iman, Sains dan Budaya Harus Saling Dipadukan

Ilmuwan AS Temukan Metode Cegah Pemutihan Karang

Terungkap, Ular Derik Nyaman Bersama Koloninya

Binatang yang biasanya tidur di malam hari terkejut  dan mengikuti nalurinya, menyangka hari sudah mulai malam sehingga bergegas-gegas pulang ke kandang. Sebaliknya, binatang malam mendadak terbangun dan mulai beterbangan untuk mencari makan. Demikian  halnya  tumbuh-tumbuhan. Tumbuhan hijau yang biasa berfotosintetis menyerap karbon dikosida (CO2) + sinar matahari untuk menghasilkan karbohidrat (C6H12O6)n dan oksigen (O2), sekonyong-konyong terhenti dan berubah siklusya menjadi aktif berespirasi yang menghisap oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida.

Manusia, sebagai makhluk berakal, menyambut gerhana dengan aneka respon. Dahulu kala, banyak orang  percaya mitosbahwa gerhana terjadi karena matahari atau bulan ditelan oleh raksasa, Batara Kala. Karena itu, mereka memukul-mukul kentongan, lesung, dan benda lain yang menimbulkan bunyi nyaring dan beruara gaduh dengan tujuan agar raksasa itu takut dan mau memuntahkan matahari atau bulan yang telah ditelannya.

Setelah sains dan teknologi berkembang, manuisa berilmu percaya gerhana adalah fenomena alam yang muncul dalam siklus tertentu.Gerhana matahari  terjadi  ketika posisi Bulan terletak di antara Bumi dan Matahari. Cahaya Matahari tertutup oleh Bulan sehingga tidak sampai ke Bumi pada waktu dan kawasan tertentu.

Bulan sebenarnya jauh lebih kecil dari Matahari. Diameternya 3.476 km berbanding 1.392.000 km atau satu berbanding 400. Mengapa yang kecil bisa menutupi yang jauh lebih besar? Ini terjadi karena Bulan berjarak lebih dekat dengan Bumi ketimbang Matahari. Jarak Bumi-Matahari adalah 150 juta km atau setara 390 kali dari jarak Bumi-Bulan. Maka, walaupun Bulan lebih kecil, bayangannya mampu menutup cahaya Matahari sebagian atau sepenuhnya.

GMT pernah pula terjadi pada masa Nabi Muhammad Rasulullah SAW.  Atas kehendak Allah, peristiwa langit saat itu bersamaan dengan wafatnya Ibrahim, putra Rasulullah SAW.  Ketika ada prasangka yang mengkaitkan gerhana dengan  wafatnya Ibrahim, maka Nabi SAW bersabda:.”Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat hal tersebut, maka berdoalah kepada Allah, bertakbir, kerjakan shalat dan bersedekahlah.” (HR Bukhari Muslim)

Bagi kaum Muslimin, sudah ada nash yang jelas bahwa GMT atau GMS adalah bagian dari Sunatullah. Banyak ayat Al-Qur’an menyebut sifat dan aktivitas benda langit seperti Bulan, Bumi, Matahari, dan bintang-bintang di jagat raya. Misalnya, dalan surat Ar-Rahman ayat 5: “Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan.” Dalam surat Yasin 37-40, Allah menjelaskan soal rahasia siang dan malam, Bulan, Bumi dan Matahari yang berotasi dan berevolusi sesuai kadarnya. Siang dan malam, matahari dan bulan, adalah ciptaan Allah. Semuanya mengikuti sunatullah yang disederhanakan sebagai  hukum alam.

Menurut astronomi,  Matahari  adalah nama bintang di pusat  Tata Surya. Bentuknya nyaris bulat,  terdiri dari plasma panas bercampur medan magnet. Diameternya 1.392.684 km. Kira-kira 109 kali diameter Bumi. Ada pun  massanya mencapai  2×1030 kilogram, atau sekitar 330.000 kali massa Bumi. Setiap detik ada 760 ribu ton hidrogen bereaksi fusi nuklir untuk menghasilkan energi dan sinar matahari yang menjangkau Bumi dalam waktu 18 menit 19 detik saja.

Namun begitu, benda langit yang tampak besar dan berat itu sesungguhnya hanya debu kecil saja di belantara jagat raya yang maha luas. Dia hanya satu dari sekian milyar bintang gemintang di galaksi Bima Sakti. Dan, Bima Sakti  juga hanya satu dari sekian milyar galaksi yang diciptakan Allah SWT.  Galaksi-galaksi beserta gususan bintang di dalamnya saling bergerak dengan kecepatan tertentu. Matahari yang berusia 4,6 milyar tahun mengorbit pusat galaksi dengan laju 220 km/detik. Galaksi Bima Sakti, yang meliputi 50 sistem bintang, bergerak dengan kecepatan 550 km/detik ke arah konstelasi Hydra. Sementara Proxima Centauri, bintang tetangga terdekat,  berjarak sekitar 4,2 tahun cahaya dari Matahari.

Jika Matahari itu debu, manusia jauh lebih renik lagi. Berapa besar dan luasnya alam semesta? Belum ada yang memastikannya. Sebagaimana galaksi yang terus bergerak,  ternyata alam semesta  itu juga terus berkembang setiap saat. Maka, sungguh tidak terbayangkan betapa besar dan luasnya kuasa Allah, Rabbil ‘alamin.  Wallhu’alam.[Dedi Junaedi, Redaktur dan Dosen Ekonomi Islam INAIS Bogor]

Tags: BelajarDebuGalaksiGerhanaMatahari
Share12Tweet8Send
Previous Post

Keluar dari Jeratan Nixon Shock

Next Post

Metode Tafsir yang Benar

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Al-‘Afwu dan Al-Maghfirah: Hierarki Ampunan dalam Perspektif Spiritual Islam di Akhir Ramadhan

Kiat-Kiat Agar Anak Betah di Pesantren: Sebuah Rangkuman Pidato Masyayikh Gontor

3 May 2026
kh fauzi tidjani djauhari

Pesantren Al-Amien Prenduan akan Gelar Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah Ke-234

13 July 2026
Akhlak dan Adab sebagai Fondasi Peradaban: Perspektif Imam Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan KH Imam Zarkasyi untuk Menyongsong Abad Kedua Gontor

Akhlak dan Adab sebagai Fondasi Peradaban: Perspektif Imam Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan KH Imam Zarkasyi untuk Menyongsong Abad Kedua Gontor

12 July 2026
Raker SDIT Insantama Leuwiliang 2026/2027 Fokus Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi

Raker SDIT Insantama Leuwiliang 2026/2027 Fokus Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi

12 July 2026
Tetap Jujur Meski Berhadapan dengan Kepentingan

Tetap Jujur Meski Berhadapan dengan Kepentingan

13 July 2026
Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

0
Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

0
FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

0
200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

0
Sarasehan Guru Besar Alumni UNIDA Gontor Bukti Penguatan Misi Menuju World Class University

Sarasehan Guru Besar Alumni UNIDA Gontor Bukti Penguatan Misi Menuju World Class University

0
Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

17 July 2026
Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

17 July 2026
200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

200 Lebih Alumni Angakatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

16 July 2026
FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

16 July 2026
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, PC IKPM Gontor Lampung Gelar Silaturahmi Perdana Bersama Alumni

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, PC IKPM Gontor Lampung Gelar Silaturahmi Perdana Bersama Alumni

16 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor sebelum kehabisan.📖 Edisi Juli ✅
📖 Edisi Agustus ✅
📖 Edisi September 🔜🔥 Jangan sampai orang lain sudah punya, sementara Anda kehabisan.📲 Pesan sekarang:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontornews #gontormendunia #unidagontor #mediaperekatumat #koleksibersejarah #edisikhusus #pesansekarang #jangansampaikehabisan
  • Stok terbatas!
Sudah punya Edisi Agustus?Edisi spesial ini mengupas perjalanan UNIDA Gontor Mendunia dan hanya hadir dalam rangka 100 Tahun Gontor.Banyak yang sudah memesan. Jangan sampai Anda tertinggal.Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #unidagontor #majalahgontor #gontornews
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.📚 Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.📲 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #MajalahGontor #Gontor #PondokModern #DarussalamGontor #MediaPerekatUmat #GontorMendunia #KoleksiBersejarah #alumnigontor #gontornews #majalahgontor
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Pre-Order telah dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eksemplarMengingat kuota cetak yang terbatas, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Pemesanan Anda di sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @ikpmmadiun
Bagi keluarga besar Gontor, setiap nasihat Pimpinan adalah bekal sepanjang perjalanan hidup. 🤍Kali ini, mari kita luangkan waktu sejenak untuk kembali mendengarkan petuah dari K.H.Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor)Insya Allah apa yang kita dengar bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menguatkan niat untuk terus berkhidmat kepada umat.🤲 Jangan berhenti di kita. Bagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.💬 Antum Alumni Gontor angkatan berapa? Share di kolom komentar.
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Menuju Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Majalah Gontor menerbitkan Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Mumpung BELUM terlambat, Pre-Order Edisi Agustus & September resmi dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eks eksemplar
⏳ Batas Waktu PO Edisi Agustus: 10 Juli 2026, Pukul 11:59 WIB (Tinggal menghitung hari!)Mengingat kuota cetak yang sangat ketat, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Slot Pemesanan Anda di Sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @unida.gontor and @miladunidagontor
Bismillahirrahmanirrahim
👋Sampai jumpa di Kampus UNIDA Gontor!
Tabligh Akbar bersama Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.Dalam rangka memperingati Milad UNIDA Gontor ke-63, Hadirilah Tabligh Akbar Universitas Darussalam Gontor:✨ Tema: Pentingnya Pesantren
👤 Bersama: Al Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.
🗓️ Hari/Tanggal: Kamis, 9 Juli 2026
🕗 Waktu: 20:00 WIB – Selesai
🏛️ Tempat: Universitas Darussalam Gontor (Jl. Raya Siman, Ponorogo, Jawa Timur)Link Pendaftaran:
bit.ly/tablighakbar_unidagontorAcara ini terbuka untuk umum dan menyediakan doorprize menarik bagi jemaah yang beruntung.Mari jadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat ukhuwah serta meningkatkan kapasitas keilmuan kita.#MiladUNIDAGontor63 #UstadzAdiHidayat #PesantrenPerekatUmat #TablighAkbarPonorogo #unidagontor
#majalahgontor #gontornews
  • Repost from @irengsepur Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan sebagai salah satu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor dapat turut menyemarakkan Milad Satu Abad ini. Meskipun belum dapat hadir secara langsung, Alhamdulillah di sela-sela kegiatan latihan saya diberikan izin oleh kesatuan untuk mengibarkan bendera Pondok Modern Darussalam Gontor di ketinggian  500 ft di atas langit Majalengka. Bagi saya, ini bukan sekadar sebuah penerjunan, tetapi bentuk penghormatan, rasa syukur, dan kecintaan kepada almamater yang telah membentuk karakter dan perjalanan hidup saya.Salam takzim kepada seluruh Bapak Kiai dan para Asatidz atas segala ilmu, doa, dan keteladanan yang telah diberikan. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keberkahan, dan membalas setiap pengabdian dengan pahala yang berlipat.Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Semoga Gontor senantiasa menjadi mercusuar peradaban Islam, terus melahirkan generasi pemimpin yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga dan memberkahi Gontor sepanjang masa. Aamiin ya Rabbal
  • 🎓BEASISWA JALUR RAPOR✨Kabar gembira bagi alumni Pondok Modern Darussalam
Gontor & Pondok Pesantren Alumni Gontor!Dapatkan beasiswa Free Uang gedung dan Potongn UKT
50% disetiap semester sampai lulus kuliah di Universitas
Ary Ginanjar (UAG) dan wujudkan impianmu menjadi
profesional unggul di berbagai bidang!✍️Syarat Pendaftaran:
✅Lulusan Gontor dan rekanan Gontor tahun
2022-2025
✅Memiliki Hafalan Qur

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result