Jakarta, Gontornews — Saat ini Kementerian Agama menjadi satu-satunya kementerian yang memiliki agen Saya Perempuan Anti-Korupsi (SPAK). Hebatnya lagi SPAK yang dimiliki Kemenag ini sudah ada di 34 provinsi.
Dikutip kemenag.go.id, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengungkapkan bahwa gerakan SPAK merupakan gerakan moral untuk menyebarkan nilai-nilai antikorupsi dengan menggunakan kekuatan perempuan.
“Kita ingin di satu rumah di Indonesia ada orang yang dapat terus mengingatkan apa itu nilai-nilai antikorupsi. Dan ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag telah menjadi bagian dari itu,” ungkapnya.
Atas pencapaian Kementerian Agama tersebut Basaria mengungkapkan keheranannya terhadap geliat SPAK Kemenag yang begitu masif. “SPAK Kemenag ini sudah ada di 34 provinsi. Kok bisa SPAK KPK kalah dengan SPAK Kemenag,” tutur Basaria, Jumat (23/11).
Basaria juga berharap, agar semangat Gerakan SPAK yang ada di Kemenag dapat menular ke Kementerian lainnya. Adapun hal-hal yang telah dilakukan oleh Agen SPAK Kemenag, diharapkan telah terjadi perubahan-perubahan dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih lanjut Basaria menuturkan bahwa indikator keberhasilan gerakan SPAK bilamana terjadi perubahan perilaku ke arah yang lebih baik dalam penerapan nilai-nilai antikorupsi. Meski begitu perubahan perilaku harus dimulai dari diri sendiri.
“Jangan sampai lupa, yang pertama adalah diri kita. Kemudian kita harus jaga suami-suami kita. Jaga bapaknya,” jelasnya saat sambutan pada Evaluasi Pelaksanaan Program Pencegahan Korupsi SPAK, di Depok, Jawa Barat. [Muhammad Khaerul Muttaqien]





















