Yekaterinbrug, Gontornews – Kiper Tim Nasional Mesir, Mohamed El-Shenawi (29), menolak penghargaan pemain terbaik dalam pertandingan babak penyisihan Piala Dunia 2018 Mesir dan Uruguay. Pasalnya, penghargaan tersebut berasal dari sponsor piala dunia pemasok minuman beralkohol, Budweiser.
Selepas pertandingan, El-Shenawi menolak untuk menerima trinket merah, sebagai penghargaan pemain terbaik sepanjang pertandingan, di terowongan pasca pertandingan. Dalam keyakinannya, seorang muslim mengharamkan minuman beralkohol baik menjual ataupun mengonsumsinya.
Laman Four Four Two melansir setidaknya sudah ada 3 negara yang menolak minuman beralkohol selama pagelaran Piala Dunia 2018 di Rusia yaitu Iran, Mesir dan Arab Saudi.
Oleh penyelenggara Piala Dunia, El-Shenawi diganjar pemain terbaik permainan (Man Of The Match) setelah tampil gemilang dengan mencatatkan 4 penyelematan sepanjang pertandingan yang dimenangkan Uruguay 1-0 tersebut. El-Shenawi ditampuk sebagai penjaga gawang utama Mesir menggantingkan pemain senior berusia 45 tahun, Essam El-Hadary.
Meski tampil dalam pagelaran Piala Dunia 2018 di Rusia, Mesir gagal tampil memuaskan. Dalam pertandingan pertama, Mesir takluk di tangan Uruguay 1-0. Sedangkan pertandingan babak penyisihan kedua melawan tim tuan rumah, Rusia, tim yang diperkuat top skor Liga Premier Inggris, Mohamed Salah, kalah 1-3.
Pada pertandingan terakhir grup A, Mesir akan berhadapan dengan sesama negeri muslim, Arab Saudi. Mampukah Mohamad Salah memimpin rekan-rekannya mengalahkan Arab Saudi? Yang pasti, kedua negara sudah berhasil mempertahankan keyakinannya untuk menolak dan mengonsumsi alkohol selama pagelaran Piala Dunia 2018 di Rusia. [Mohamad Deny Irawan]






















