Kuala Lumpur, Gontornews — Media berbahasa Melayu tertua di Malaysia, Utusan Malaysia, resmi menghentikan operasinya, Rabu (9/10). Penutupan ini dilakukan karena perusahaan penerbit, Utusan Melayu Bhd, mengalami krisis keuangan berkepanjangan yang menyebabkan sebagian besar upah karyawannya belum dibayarkan.
Dalam surat edaran yang dikirim oleh Utusan Melayu Bhd, yang diteruskan kepada karyawan, dewan direksi menyetujui likuidasi sukarela pada 7 Oktober dan menunjuk UHY Advisory KL sebagai likuidator sementara.
“Perusahaan telah mencoba untuk menjuala aset grup dan perusahaan untuk pendanaan untuk mendapatkan kas yang cukup,” ungkap surat edaran direksi kepada karyawan sebagaimana dilansir Malaysia Mail.
“Namun, distribusi harian Utusan Melayu dan Kosmo! terus menyusut dan gagal mencapai pendapatan iklan bulanan sebesar 4 juta Ringgit Malaysia dan menempatkan kas Utusan Malaysia dalam keadaan kritis.”
“Oleh karen aitu, perusahaan akan berhenti beroperasi pada hari Rabu, 9 Oktober 2019,” tutup surat edaran tersebut. [Mohamad Deny Irawan]





















