Seoul, Gontornews — Perdana Menteri Korea Selatan, Chung Sye-kyun, mengatakan pemerintah akan memperpanjang vaksinasi bagi warga berusia 65 tahun ke atas dengan vaksin AstraZeneca. PM Chung menyebut vaksin AstraZeneca bagi terbukti manjur bagi warga berusia 65 tahun ke atas.
“Vaksinasi yang tertunda untuk warga berusi 65 tahun ke atas karena kurangnya bukti untuk menentukan kefektifan vaksin AstraZeneca. Tetapi, baru-baru ini, Inggris telah merilis data yang membuktikan kemanjuran (vaksin AstraZeneca) bagi lansia,” kata PM Chung sebagaimana dilansir Reuters.
Sejak memulai program vaksinasi pada Februari 2021 lalu, Korea Selatan memprioritaskan lansia dan petugas kesehatan. Namun, kurangnya data uji klinis pada lansia menyebabkan lebih dari 370.000 warga mengalami penundaan program vaksinasi.
Inggris mengumukan sebuah data yang menjelaskan bahwa vaksin AstraZeneca dan BioNTech dapat mencegah pasien rawat inap bagi pasien lansia hingga lebih dari 80 persen.
Rencananya, AstraZeneca akan kembali mengirimkan tambahan 7 juta penerima dosis vaksin mulai pekan terakhir Mei mendatang.
Otoritas kesehatan Korea Selatan menyesuaikan interval antara dosis awal dengan dosis penguat menjadi 10 pekan dari 8 pekan yang direkomendasikan WHO.
Korea Disease Control and Prevention Agency (KDCA) mengonfirmasi bahwa pemerintah telah menerima 500.635 dosis vaksin AstraZeneca maupun BioNTech pada Rabu. Sejauh ini, Korea Selatan melaporkan penambahan 465 kasus Covid-19 sehingga bertambah menjadi 94.198 infeksi dengan 1.6522 kematian. [Mohaamad Deny Irawan]





















