Jakarta, Gontornews — Pada penyelenggaraan Muslim Life Fest 2022, KPMI melakukan pencanangan pengembangan ekosistem pertanian berteknologi di pesantren-pesantren binaan Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia (DEKS BI).
Melalui program ini, DEKS BI yang juga didukung oleh Lembaga Pengabdian pada Masyarakat Institut Pertanian Bogor akan memberikan pembinaan dan pendampingan kepada 10 pesantren di Jawa Barat untuk menaman tanaman hortikultura seperti cabai dengan menggunakan teknologi smart-farming. Cabai ini diproduksi dengan teknologi smart-farming di dalam 10 greenhouse seluas total 10.000 m2. DEKS BI berharap dari lahan tersebut, ada sekitar 40 ton cabai yang panen dalam satu bulan.
Kepala DEKS-BI, Arief Hartawan menjelaskan dengan mengembangkan teknologi pertanian ini, pesantren-pesantren tersebut dapat memproduksi sepanjang tahun dan tidak tergantung pada cuaca. Ia berharap suplai hasil produksi pesantren ini akan mendukung permintaan pasar sepanjang tahun, terutama untuk kebutuhan domestik.
Sementara untuk permintaan pasar ekspor, saat ini produk dari pesantren-pesantren binaan DEKS-BI ini telah berhasil lolos QC untuk masuk ke pasar Jepang dengan tingkat residu pestisida yang sangat rendah hanya 0,01 ppm (parts per million).
βJepang itu terkenal sebagai negara paling ketat di dunia untuk produk-produk makanan dan produk hasil pertanian. Alhamdulillah produk hortikultura dari pesantren ini bisa masuk ke pasar Jepang sehingga dari sisi kualitas produk yang sudah teruji di pasar Jepang. Insya Allah ikhtiar ini akan memudahkan para pesantren untuk membuka pintu pasar global lainnya.
βKami optimis bahwa inovasi program ini dapat ditiru pesantren-pesantren lain. Alhasil inovasi ini dapat mendorong pesantren sebagai lokomotif untuk adopsi teknologi serta mengoptimalkan sumber daya ekonomi potensial guna mendukung ketahanan pangan nasional termasuk pemulihan ekonomi nasionalβ lanjut Arief.
Muslim Life Fest merupakan acara puncak sekaligus acara muslim terbesar yang digelar Lima Event bersama dengan Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI). Pada Agustus 2019, Indonesia Muslim Life Fest di Jakarta Convention Center (JCC) berhasil menarik perhatian 60 ribu pengunjung.
Sebagai catatan, pada rangkaian event βGo To Muslim Life Festβ yang diselenggarakan dalam skala regional, Muslim Life Fair di Istora GBK, Senayan, Jakarta pada 25-27 Maret 2022, berhasil menarik perhatian 30 ribu pengunjung dan membukukan transaksi sekitar Rp 20 miliar.
Berlanjut, pameran Muslim Life Fair Yogyakarta di Jogja Expo Center Yogyakarta pada 3-5 Juni 2022 lalu sukses menyedot perhatian sekitar 21 ribu pengunjung. Dan pada penyelenggaraan Muslim Life Fest 2022, Direktur Lima Event Deddy Andu optimis setidaknya 40 ribu pengunjung akan mengunjungi pameran ini dengan tingkat transaksi yang lebih bernilai. [Mohamad Deny Irawan]





















