Yangoon, Gontornews — Myanmar telah melarang warganya untuk bekerja di Malaysia. Ini lantaran Malaysia memprotes tindakan militer Myanmar yang membantai Muslim minoritas Rohingya.
Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengecam pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi, yang memungkinkan genosida terjadi di negeri itu. Najib mengatakan hal itu saat menghadiri pawai akbar di Kuala Lumpur, Ahad (4/12).
Banyak orang memprotes tindakan keras militer Myanmar di negara bagian Rakhine, Myanmar bagian barat, yang telah memaksa lebih dari 20 ribu Muslim Rohingya menyeberang ke Bangladesh. [Rusdiono Mukri]






















