Buenos Aires, Gontornews – Nama Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman (MBS) banyak disebut menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kelompok 20 (G20) di Buenos Aires, Argentina. Aljazeera, misalnya, menulis “Siapa yang akan bertemu Putra Mahkota Saudi Mohammad bin Salman?”
MBS mendarat di Buenos Aires pada hari Rabu, dua hari sebelum G20 dimulai. Ini akan menjadi kesempatan pertamanya untuk bertemu dengan para pemimpin Barat sejak pembunuhan jurnalis Saudi Khashoggi di Turki.
Saudi mengatakan bahwa Pangeran Mohammad tidak memiliki kaitan dengan pembunuhan itu. Sementara Turki meyakini, pembunuhan itu diperintahkan oleh tingkat tertinggi kepemimpinan Saudi. Erdogan tidak menyebut nama Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud.
Pembunuhan itu telah memperkeruh hubungan antara Arab Saudi dengan sejumlah negara. Sementara aktivis hak asasi manusia dan politisi dunia meminta agar Pangeran Muhammad diperiksa.
Human Rights Watch mengajukan permintaan kepada hakim federal Argentina pada hari Senin, agar negara itu untuk memeriksa Pangeran Mohammad atas kejahatan perang di Yaman dan pembunuhan Khashoggi. Pada hari Rabu, seorang hakim meminta kementerian luar negeri Argentina untuk mencari informasi dari Turki, Yaman, dan Pengadilan Kriminal Internasional.
Di antara pemimpin dunia yang diharapkan bertemu dengan Pangeran Mohammad adalah Presiden Rusia Vladimir Putin.
Keduanya akan membicarakan pembunuhan Khashoggi, tetapi “tujuan utamanya” adalah mengembangkan hubungan Rusia-Saudi, kata penasihat kebijakan luar negeri Putin, Yuri Ushakov.
Sedangkan Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan kepada harian Jerman Sueffeutsche Zeitung pada hari Selasa bahwa Pangeran Mohammad meminta untuk bertemu dengan Presiden Turki Recep Tayyip.
Dan Sekretaris Jenderal PBB mengatakan pada hari Rabu bahwa dia bersedia menemui Pangeran Muhammad untuk membahas mengakhiri perang di Yaman.
Penasihat Keamanan Nasional AS, John Bolton, pada hari Selasa mengatakan, tidak ada rencana untuk pertemuan antara MBS dan Presiden Donald Trump selama KTT. Namun Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan, dia tidak bisa mengesampingkan kemungkinan pertemuan antara MBS dan Trump di KTT.
Meskipun Trump mengakui pekan lalu bahwa Pangeran Muhammad mungkin tahu tentang pembunuhan itu, namun Trump mengatakan AS akan tetap menjadi “mitra setia” Saudi. AS sudah memberikan sanksi ekonomi kepada 17 warga negara Saudi yang diduga terlibat dalam pembunuhan Khashoggi.
Kelompok-kelompok hak asasi manusia juga bersumpah untuk memprotes kehadiran Pangeran Mohammad di G20. [Rusdiono Mukri]




















