Depok, Gontornews – Literasi merupakan salah satu budaya dan program di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok demi menyalurkan minat baca tulis para santrinya, dengan harapan 1 tahun di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago, para santri bisa menghasilkan sebuah karya buku.
Para santri sudah diedukasi sedini mungkin akan budaya literasi di lingkungan pesantren karena literasi merupakan aktivitas yang lekat dengan keseharian para santri. Literasi berkaitan dengan buku, membaca, menulis, dan banyak hal lain yang sangat berkaitan dengan keseharian para santri Pesantren Leadership Primago.
Dr Awaluddin Faj, MPd selaku Penulis Buku dan Pimpinan Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago mengatakan, seorang penulis yang baik merupakan pembaca yang baik. Maka diharapkan para santri menjadi pandai menulis dan hobi membaca selama di pesantren.
“Literasi di pondok pesantren ini relatif lebih kuat dibandingkan di luar. Membaca dan menulis menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan santri. Tinggal bagaimana santri mengimplementasikannya,” ujarnya.
Awaluddin Faj memberikan tiga langkah penting dalam menulis. Pertama, niat yang kuat. Tanpa niat semua pekerjaan akan terasa sulit. Kedua, membangun komunitas menulis, yang dapat membantu dalam berbagi ide serta memberikan dorongan semangat. Ketiga, komitmen, yang memungkinkan seseorang mencapai tujuan dengan penuh tanggung jawab dan tidak mudah menyerah.
“Menulis tidak selalu harus dimulai dari apa yang diinginkan, tetapi bisa dimulai dari apa yang dipikirkan,” paparnya.
Ia menekankan bahwa menulis dapat dilakukan tanpa mengikuti struktur seperti karya ilmiah, melainkan cukup dimulai dengan cerita dari pengalaman masa kini atau masa lalu.
“Alhamdulillah gerakan literasi menulis santriwati pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago menghasilkan dua karya buku, yaitu: “Mengejar Cita-Cita dengan Cinta” dan “Air Mata yang Tersembunyi.” Semoga makin banyak karya buku yang dihasilkan oleh para santri dan santriwati Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago,” katanya.
“Bagi Bapak dan Ibu Pimpinan Pesantren yang ingin mengadakan kegiatan pelatihan menulis di pesantren bisa hubungi 0878-8998-3338,” lanjutnya. []






















