Perak, Gontornews — Komite Kesehatan Malaysia, A Sivanesan melaporkan bahwa terdapat 3 orang tewas akibat minuman alkohol (minuman keras/miras) oplosan di Perak, Ahad (23/9). Ketiganya tewas setelah sempat mendapatkan perawatan intensif, sejak Rabu, di Rumah Sakit Raja Permaisuri Bainun.
“Ketiga korban tewas ini menambah jumlah korban akibat miras opolosan secara nasional,” kata Sivanesan sebagaimana dilansi The News Strait Times.
“Korban lainnya sedang menjalani perawatan karena berada dalam kondisi kritis,” tambahnya.
Untuk mencegah korban bertambah, Pihak kepolisian setempat telah mengidentifikasi beberapa merek dagang minuman keras seperti Grand Royal Whiskey, Mandalay Whiskey dan bir Kingfisher telah terkontaminasi bahan berbahaya.
Sebelumnya, 30 orang tewas akibat mengonsumsi miras oplosan di Selangor, Kuala Lumpur, Perak dan Negeri Sembilan. Beberapa warga dari Bangladesh, Myanmar, Indonesia, dan Nepal menjadi korban miras oplosan.
“Jumlah kasus diperkirakan meningkat karena beberapa pasien keracunan miras oplosan terus mendapatkan perawatan intensif,” ungkap Menteri Kesehatan Dzulkefly Ahmad
“Kami sangat prihatin karena orang-orang beralih ke minuman keras berbiaya murah,” jelasnya. [Mohamad Deny Irawan]





















