Beirut, Gontornews — Dokter Rumah Sakit Geitawa Beirut, Dr Youssef Comair, menyebut pemerintah Lebanon tidak memiliki rencana vaksinasi yang tepat. Ia menyebut pemerintah, seolah, tidak memiliki pandangan ke depan atau keinginan untuk mencoba memperoleh vaksin sedini mungkin.
Sejauh ini, Lebanon baru menandatangani vaksin dari produsen Pfizer-BioNTech sebanyak 2,1 juta dosis vaksin pada Ahad (17/1/2021). Selain Pfizer-BioNTech, Lebanon juga mendaftarkan diri sebagai penerima 2,73 juta dosis vaksin melalui skema global COVAX yang diusung WHO. Namun, belum ada informasi lebih lanjut dari WHO soal kapan vaksin Covid-19 dari aliansi COVAX akan terdistribusikan.
“Pemerintah tidak memiliki pandangan ke depan atau keinginan untuk mencoba memperoleh vaksin dari sumber yang berbeda sedari awal,” kata Dr Youssef Comair kepada Reuters.
Pejabat Kementerian Kesehatan mengatakan mereka bekerja cepat untuk mendapat pasokan vaksin ke Lebanon. Kabinet pemerintah berfungsi sebagai penjaga wilayah pascaledakan pelabuhan Beirut yang menewaskan 200 orang serta merusak salah satu fasilitas kesehatan terbesar di Lebanon.
Pascaledakan tersebut, ratusan dokter dan perawat pergi dari Lebanon menyusul krisis ekonomi penyebab jatuhnya mata uang Lebanon serta gelombang migrasi.
Relawan Palang Merah Lebanon berjibaku menangani sejumlah permasalahan kesehatan dalam negeri. Mulai dari merawat luka pasien akibat protes dan ledakan besar di pelabuhan Beirut, kini mereka membawa pasien Covid-19 dari satu rumah sakit ke rumah sakit yang lain demi mendapatkan perawatan intensif.
Charaf Abou Charaf dari Ikatan Dokter Lebanon mengatakan, situasi kesehatan di Lebanon kian memburuk dari ke hari. Ia menyebut 11 dokter meninggal dunia, 25 dokter menjalani perawatan intensif serta 300 dokter terpaksa menjalani isolasi mandiri selama pandemi.
“Ini adalah satu-satunya obat yang kami miliki saat ini sampai vaksin datang,” kata Charaf berharap pemerintah memberlakukan penguncian wilayah demi membendung penyebaran Covid-19. [Mohamad Deny Irawan]





















