Jakarta, Gontornews — Sikap arogan dan kasar kembali ditunjukkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok. Kali ini Ahok dinilai melecehkan ayat al-Qur’an dalam sebuah video pendek yang beredar di media sosial.
Dalam video tersebut, Ahok melecehkan ayat suci al-Qur’an dengan kalimat “Dibohongi Pake Surat Al-Maidah ayat 51”. Menurut informasi, Ahok mengeluarkan kata-kata itu saat melakukan kunjungan kerja ke Kepulauan Seribu pada akhir September 2016 lalu.
“Jadi nggak usah pikiran, ah nanti kalo nggak kepilih pasti Ahok programnya bubar, nggak! Saya masih terpilih sampai Oktober 2017. Jadi jangan percaya sama orang, kan bisa aja dalam hati kecil bapak ibu nggak pilih saya, ya kan! Dibohongi pake surat al-Maidah ayat 51, macam-macam itu, itu hak bapak ibu, jadi bapak ibu nggak bisa milih nih, karena saya, bapak ibu takut neraka. Nggak apa-apa,” kata Ahok di hadapan beberapa pejabat daerah setempat.
Atas pelecehan ini, muncul petisi yang mendesak supaya gubernur pengganti Jokowi ini meminta maaf. Petisi yang dibuat Irfan Noviandana pada portal Change.org itu menuntut tiga hal.
- Menuntut permintaan maaf dan penyesalan kepada Gubernur DKI Jakarta Ahok atas ucapan pelecehan tersebut. Dan menghimbau agar tidak lagi membawa ayat suci al-Qur’an dengan tafsirannya sendiri, di mana tafsirannya dapat menimbulkan keresahan di kalangan umat Islam.
- Meminta Majelis Ulama Indonesia agar melakukan langkah serius untuk memperingatkan Gubernur DKI Jakarta atas perbuatannya.
- Meminta Menteri Agama Drs Lukman Hakim Saifudin memberikan teguran kepada Gubernur DKI Jakarta agar tidak lagi memicu keresahan umat beragama.
Per Kamis, (6/10) pukul 13.27 WIB, petisi tersebut mendapat dukungan 16.274. Namun video yang berdurasi lebih dari satu jam itu sudah tidak bisa diakses lagi.
Sementara, dalam Surat al-Maidah ayat 51 berisi larangan untuk memilih orang kafir sebagai pemimpin. “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin [mu]; sebagian mereka adalah pemimpin bagi sebagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.” (QS al-Maidah: 51). [Ahmad Muhajir/Rus]


















