Putrajaya, Gontornews — Pemerintah Malaysia menegaskan tidak akan menghentikan pencarian tokoh sentral skandal korupsi 1MDB, Low Taek Jho (Jho Low).
“Sulit untuk mengatakan kapan Jho Low akan dibawa kembali ke Malaysia. Akan tetapi, kami akan menyerahkannya kepada Polisi Kerajaan Malaysia (PDRM),” ungkap Menteri Dalam Negeri Malaysia, Muhyiddin Yassin, sebagaimana dilansir Malaysia Mail.
“Mereka sedang mengusahakannya, kita hanya harus menunggu,” tambah Muhyiddin.
Muhyiddin juga menambahkan bahwa Inspektur Jenderal Polisi Abdul Hamid Bador membangun kerjasama antara Malaysia dan sejumlah negara terkait pelacakan Jho Low di luar negeri.
“Meskipun kami telah memperoleh informasi tentang keberadaannya dan interpol telah mengeluarkan red alert terhadapnya, tanpa kerjasama antar negara, kami percaya ia akan tetap bersembunyi dan kami pun akan sulit untuk mengambil tindakan,” tuturnya.
“Kami masih berusaha, kami tidak bisa menyerah. Apapun yang diperlukan, kami ingin dia kembali ke Malaysia dan menghadapi peradilan dan menerima segala putusan yang dituduhkan kepadanya,” pungkasnya.
Informasi terakhir, Jho Low telah memperoleh kewarganegaraan Siprus.
Sebelumnya, Mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, mengatakan peran Low Taek Jho atau yang akrab disapa Jho Low dalam proyek adalah sebagai penarik investor asal Timur Tengah.
Koneksi Low di Timur Tengah, lanjut Najib, seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab diharapkan membantu kelancaran investasi 1MDB di Malaysia. Meski demikian, Najib memastikan bahwa dirinya tidak memberikan istruksi khusus atau memberikan kendali penuh kepada Low terhadap apa yang telah dilakukannya. [Mohamad Deny Irawan]





















