Jakarta, Gontornews — Lain dulu lain sekarang. Adalah Chechnya negara bagian federasi Rusia ini merupakan salah satu pusat konsentrasi Muslim dengan angka populasi yang sangat fantastis, yakni sekitar 1,2 juta jiwa.
Republik Chechnya yang dulu luluh lantak akibat perang antara pejuang Chechnya dan pasukan Rusia yang dipusatkan di Kota Grozny pada tahun 1994-1996 dan 1999-2000, belakangan ini pemerintahnya gencar membangun negaranya kembali.
Chechnya tengah berbenah diri dengan merenovasi ibukotanya, Grozny secara besar-besaran. Dikutip dream.co.id, adalah Presiden Rusia, Vladimir Putin, yang menunjuk orang kepercayaannya, Ramzan Kadyrov, untuk memimpin wilayah tersebut pada 2007.
Dalam melaksanakan tugas kepemimpinannya, Ramzan Kadyrov diantaranya mengajak umat Islam Chechnya untuk bersemangat dalam menjalankan ajaran agama. Salah satu langkahnya adalah membangun masjid-masjid besar di seantero Chechnya.
Salah satunya adalah masjid Ahmad Kadyrov. Kehadiran masjid yang dijuluki sebagai “Heart of Chechnya” dan memiliki daya tampung hingga 10 ribu jamaah ini menandai bangkitnya Grozny yang sempat hancur akibat perang antara Moskow melawan kelompok separatis usai pecahnya Uni Soviet pada 1991.
Masjid yang berdiri tegak di pusat ibu kota Chechnya, tepatnya di alun-alun Kota Grozny ini secara resmi dibuka untuk umum pada 16 Oktober 2008. Masjid ini diresmikan oleh Presiden Chechnya, Ramzan Kadyrov, putra dari Ahmad Kadyrov, mufti sekaligus presiden Chechnya yang diabadikan namanya sebagai nama masjid megah ini.
Selain itu baru-baru ini Otoritas Rusia untuk wilayah Chechnya telah meresmikan masjid baru yang terletak di kota Shali, Chechnya, Rusia. Pembukaan itu digelar dalam upacara yang dihadiri sejumlah pejabat lokal dan duta besar negara asing.
Dikutip The Moscow Times, (26/8/2019) masjid tersebut dinamai Prophet Mohammed. Masjid dengan dekorasi marmer ini dinyatakan dapat menampung 70 ribu jemaah.
Masjid ini diklaim oleh pihak berwenang setempat sebagai masjid terbesar dan tercantik di Eropa. Pemimpin Rakyat Chechnya, Ramzan Kadyrov pun kagum dengan masjid ini. “Unik desainnya dan megah dalam ukuran dan keindahannya,” ujar Kadyrov. [MKM]





















