Pinrang, Gontornews — Masjid yang diberi nama Masjid Darussalam tersebut dibangun dari dana patungan masyarakat lewat Kitabisa.com bekerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Penggalangan dana tempat ibadah untuk para Muallaf Makula itu dimulai sejak Januari 2019 lalu.
Proses pengerjaannya dilakukan secara swadaya oleh warga setempat. Puluhan relawan juga membantu, mereka secara bergantian datang ke perkampungan yang berada di pelosok dengan ketinggian 1.200 mdpl tersebut.
Setelah melewati tahapan proses pembangunan yang cukup panjang, akhirnya masjid Muallaf di Dusun Makula, Kelurahan Betteng, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang secara resmi dibuka. Jemaah dapat beribadah pertama kalinya pada Ahad (26/1) lalu.
Peresmian Masjid Darussalam
Acara peresmian Masjid Darussalam dihadiri oleh Bupati Pinrang yang diwakili oleh Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Kapolsek Lembang, Camat Lembang, Babinsa, para imam, pemuka agama, tokoh adat setempat, dan ratusan relawan dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Dalam sambutannya, Aswadi selaku Asisten 1 Pemerintahan dan Kesra mewakili Pemerintah Kabupaten Pinrang menyampaikan terima kasih kepada Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) โ ACT Sulawesi Selatan atas kerja keumatan yang dilakukan. Ia juga berharap bahwa pascapembangunan, setiap warga berlomba-lomba untuk memakmurkan masjid.
Sementara itu, Syahrul Mubaraq selaku Regional Head ACT Indonesia Timur menyampaikan terima kasih kepada pemerintah atas dukungannya kepada kerja-kerja kerelawanan MRI Sulawesi Selatan. Sekaligus ia juga menegaskan komitmen ACT dalam membersama umat khususnya para warga Makula yang memang secara keagamaan masih sangat butuh arahan dan bimbingan.
Baca Juga
โInsyaallah, kita akan terus membersamai saudara-saudara kita di Kampung Muallaf Makula untuk ke depannya. Seperti halnya selama ini kita juga telah mengadakan program-program kemanusiaan di Dusun Makula. Tahun 2019 kemarin contohnya, daging-daging kurban dari dermawan Global Qurban โ ACT kita usahakan sampai ke saudara-saudara kita di sini,โ ujar Syahrul dilansir dari laman actnews.
Sejak setahun silam, MRI-ACT melakukan pendampingan terhadap puluhan warga di Desa Makula. Belajar wudu, membiasakan salat hingga membaca Alquran adalah bentuk-bentuk pendidikan yang secara kontinu dilakukan oleh para relawan dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Penggalangan dana Masjid Darussalam sendiri telah dimulai sejak Januari 2019. [Hafidh]





















