Batusangkar, Gontornews – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) di Indonesia harus merepresentasikan wajah Islam yang moderat, berkemajuan dan toleran. Pesan moderasi Islam seperti ini harus tersebar di seluruh elemen masyarakat.
“Karakter moderasi Islam adalah buah dari pergumulan panjang para alim ulama, tokoh pendidik Indonesia dalam mengartikulasikan nilai-nilai universal Islam dan nilai-nilai kultural keindonesiaan,” ungkap Menag saat menyampaikan orasi ilmiahnya dalam rentetan acara peresmian Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, Sumatera Barat, Rabu (21/12).
Dalam Pandangan alumnus Pondok Modern Gontor itu, karakter Islam di Indonesia lebih mengedepankan akhlak dan etika dalam pergaulan. Terlebih, Islam sangat akomodatif terhadap budaya dan kearifan lokal.
Menag menuturkan, Islam yang sedang dipraktikkan oleh mayoritas masyarakat Muslim di Indonesia ini menjadi dambaan masyarakat dunia yang cinta perdamaian.
“Di sinilah pentingnya kehadiran Islam di Indonesia, dan ini harus terus disuarakan ke level yang lebih tinggi di tingkat dunia. Para dosen kita yang berkompeten harus mengambil peran strategis ini,” papar Lukman.
“Sudah saatnya Islam di Indonesia menjadi destinasi dalam berdemokrasi pada tataran global dan lembaga perguruan tinggi Islam harus menjadi pioner dan lokomotifnya,” pungkas Menag.[Mohamad Deny Irawan/Rus]
















