Jakarta, Gontornews — Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengundang Rektor Universitas Islam Madinah (UIM) Kerajaan Saudi Arabia (KSA) hadir sebagai pembicara dalam Annual Conference on Islamic Studies (ACIS) yang akan digelar pada 17-20 September di Palu, Sulawesi Tengah.
Undangan itu disampaikan oleh Menag saat menerima kunjungan Wakil Rektor UIM KSA Prof Dr Ibrahim bin Ali Al-Ubaid beserta rombongan di Kantor Kemenag Jakarta, Senin (26/3).
Mendengar hal itu, Ibrahim meminta kepada Menag agar berkenan mengirim undangan atau surat tertulis kepada Rektor UIM untuk hadir sebagai salah satu pembicara ACIS.
Ia juga menyebutkan, alternatif tema yang mungkin diangkat dalam acara tahunan itu adalah “Moderasi di Arab Saudi dan Penerapannya di Luar Arab Saudi” atau “Pemikiran Modernisasi untuk Kemajuan Masa Depan”.
Pada kesempatan itu Menag juga menanyakan tentang respons ulama Saudi terhadap kebijakan baru Putra Mahkota Muhammad Bin Salman (MBS), seperti ijin menyetir bagi perempuan.
Wakil Rektor UIM Bidang Kerjasama Internasional itu menjawab, kebijakan MBS tidak menyoal aqidah. Melainkan menyangkut hal-hal khilafiyah. “Ulama Saudi sangat teguh memegang prinsip ‘taat kepada Allah SWT dan wali amr’. Dalam berbagai masalah khilafiyah, jika Pemerintah telah mengambil sikap, maka semua ulama dan masyarakat secara sadar mematuhinya serta meninggalkan perdebatan tentang hal tersebut,” papar Ibrahim.
Dalam pertemuan itu Ibrahim bin Ali Al-Ubaid didampingi oleh Wakil Rektor UIM Bidang Kerjasama Internasional dan Pertukaran Pengetahuan Prof Dr Mahmud bin Abdurrahman Qodah, dan Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah Pusat Jakarta KH Dr Sofwan Manaf MSi.
Sedangkan Menag didampingi oleh Direktur Pendidikan Tinggi Kemenag Prof Dr M Arskal Salim GP dan Sekretaris Menag H Khoirul Huda MSi. [Rusdiono Mukri]





















