15
Tonton Selengkapnya
29 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Friday, 5 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Meneguhkan Nilai Ke”Gontor”an: Catatan Buka Puasa Bersama Kiai Din Syamsuddin

Oleh Ahsan Jamet Hamidi*

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
11 April 2023
in Kolom
0
Meneguhkan Nilai Ke”Gontor”an: Catatan Buka Puasa Bersama Kiai Din Syamsuddin

Sepekan lalu ada undangan spesial melalui WhatsApp’s masuk ke ponsel saya. Pesan itu disampaikan langsung oleh Prof Din Syamsuddin. Beliau mengundangan untuk hadir dalam acara Buka Puasa Bersama, Shalat Tarawih dan Diskusi bersama para Tokoh Alumni Gontor, pada Sabtu 8 April 2023.

Jujur, saya kaget saat menerima undangan itu. Maklum, saya adalah “nobody” dalam lingkaran komunitas Prof Din Syamsudin. Meski saya mengenalnya dengan cukup baik, karena rajin membaca berbagai tulisan dan pernyataan-pernyataannya di media.

Bagi saya, beliau adalah orang penting. Sikap dan perilaku hidupnya menjadi teladan yang menginspirasi. Baik sebagai alumni Gontor, anggota Badan Wakaf, maupun sebagai mantan Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah. Saat ini, level jabatan yang diembannya sama dengan saya. Kami sama-sama Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah. Buka puasa di rumahnya kali ini adalah yang ke tiga. Dua acara sebelumnya, saya datang menyusup sebagai tamu tidak diundang. Saya menyertai Abd. Rahim Ghozali, Direktur Ma’arif Institute.

Untuk menghadiri undangan kali ini, saya mengajak Ghifari, sales manajer Susu Kambing Muhammadiyah, sekaligus untuk mengenalkan produk Susu Kambing Muhammadiyah. Saya juga mengajak Muhammad Miftahul Falah, Sekretaris Redaksi Majalah Gontor untuk ikut serta. Keduanya Alumni Gontor di atas tahun 2000-an.

BACA JUGA

Struktur dan Kultur

Mengenal Gareth Morgan di Balik Metafora Organisme Pesantren

Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

Mendidik Manusia, Bukan Mesin

Dari Gontor ke Bulaksumur

Saya tiba di lokasi pukul 5.10. Begitu masuk rumah, sudah ada puluhan orang yang hadir. Prof Din memperkenalkan saya sebagai alumni Gontor yang saat ini aktif di The Asia Foundation Indonesia. Mendengar nama itu, tampak gesture sebagian para hadirin agak berubah. Mungkin mereka bertanya-tanya tentang kiprah lembaga itu. Bisa juga mereka kaget, heran dan bermacam-macam kesanlah yang muncul. Saya harus pasrah menerima situasi itu. Toh saya juga tidak akan mampu mengendalikan kesan dan respons yang muncul dari setiap orang atas suatu peristiwa.

Lima belas menit menjelang berbuka puasa, Prof. Amsal Bakhtiar, Alumni Gontor, sekaligus Direktur di Universitas Islam International Indonesia, memberikan pesan-pesan sederhana menjelang berbuka. Pesan singkat namun menarik. Pesan yang menyentuh kepentingan semua orang yang hadir, yaitu tentang “umur” manusia. Sebuah topik yang pasti menarik didengarkan oleh para hadirin yang usianya secara umum berkepala 5 dan 6.

Santapan Ala Ponorogo

Saat adzan Maghrib tiba, kami langsung bisa menikmati berbagai makanan dan minuman, lengkap sekali. Usai shalat Maghrib, santapan buka puasa sudah tersaji di meja belakang. Ada sate ayam Ponorogo yang sambel kacangnya lembut sekali. Ada urap dan nasi kebuli, kambing dan ayam. Sebagai pelengkap kudapan, ada tahu goreng renyah khas Sumedang, bawaan Prof Siti Zuhro, peneliti senior politik dari LIPI. Suaminya juga alumni Gontor. Sambil menunggu waktu Isya’ datang, kami duduk bergerombol sesuai interest masing-masing. Inilah reuni yang sebenarnya.

Prof Din dan Istri (Mbak Dian) yang asli dari Desa Gontor, adalah cucu Kiai Imam Zarkasyi. Pasangan tuan rumah ini begitu cermat dalam memilih makanan yang disukai oleh rekan-rekan sesama Alumni Gontor. Dugaan saya, mereka tidak hanya menyajikan makanan untuk santapan berbuka puasa yang sekedar enak dan mengenyangkan, tapi sarat pesan penuh makna.

Ada intensi khusus ketika memilih sajian makanan untuk berbuka. Misalnya, nasi kebuli dalam dua jenis; kambing dan ayam. Ia disajikan dalam bentuk yang cukup menarik, unik dengan warna-warni alam yang enak dipandang mata. Nasi yang kaya akan rempah dengan aroma khas itu bercita rasa gurih. Hidangan khas Timur Tengah ini sangat populer di komunitas keturunan Arab di Indonesia. Bagi para santri Gontor, makanan ini adalah simbol kemewahan. Mereka, para santri Gontor pada era 60 – 70 – 80-an dulu hampir pasti tidak akan bisa menikmatinya.

Sedangkan sate Ponorogo, adalah makanan khas yang super lezat. Sate adalah makanan impian para santri. Mereka (dulu) bisa mencicip itu hanya ketika setelah medapat kiriman wesel dari orang tua di kampung. Prof Din dan Mbak Dian, mengajak para tamu untuk menumbuhkan kenangan indah dari masa lalu ketika menyantapnya, lalu bersyukur, bahwa kita semua sekarang bisa menikmatinya dengan mudah.

Obrolan Seputar Gontor

Buka puasa kali ini dihadiri oleh beberapa anggota Badan Wakaf. Salah satunya Kiai Prof. Husnan Bey Fananie. Mantan Duta Besar Indonesia untuk Azerbaijan itu berpesan, bahwa sebentar lagi, kita akan merayakan 1 abad Gontor. Saat ini, Anggota Badan Wakaf Gontor diamanati untuk melakukan proses perumusan rencana strategis Gontor untuk 1 abad berikutnya. Prof Din Syamsuddin didapuk menjadi penanggung jawab dalam proses perumusannya.

Sejatinya, salah satu agenda acara buka bersama kali ini adalah melakukan diskusi untuk menampung masukan dari peserta agar bisa dimasukkan dalam satu agenda bersama, terkait rencana jangka Panjang Gontor setelah satu abad. Meski tidak mudah ya.

Gontor, telah berkembang menjadi sebuah Lembaga Pendidikan ala pesantren modern yang eksistensinya terus membesar. Menurut Kiai Sofwan Manaf, Ketua IKPM (Ikatan Keluarga Pondok Modern) Jakarta, jumlah pondok alumni Gontor telah berkembang pesat hingga mencapai 400 pondok. Hampir 1000 pondok ikutan baru dibangun oleh para “cucu” alumni. Pondok-pondok itu tersebar di seluruh pelosok Indonesia.

Menurut Akbar Zaenuddin, penulis buku “Man Jadda wa Jada”, pondok-pondok tersebut secara seragam menggunakan hymne “Oh Pondokku” sebagai ciri, dan menggunakan Paca Jiwa Pondok (Keikhlasan, Kesederhanaan, Kemandirian, Ukhuwwah Islamiyyah, Kebebasan) sebagai landasan ideal untuk gerak kehidupan pondok pesantren. Hymne Oh Pondokku dan Panca Jiwa tersebut telah mampu menjadi pemersatu antar pondok-pondok tersebut.

Gontor telah menjadi raksasa Pendidikan ala pesantren modern. Gontor adalah asset bangsa yang memiliki pengaruh penting dalam pembentukan karakter Bangsa Indonesia. Kiprah para alumni Gontor terus meluas hingga merasuk ke semua lini kehidupan. Mereka langsung terlibat dalam dinamika panggung kehidupan, serta mampu memainkan peran kepemimpinannya. Banyak alumni yang tetap konsisten memilih berkiprah pada jalur Pendidikan, hingga meraih level tertinggi, sebagai profesor.

Namun demikian, banyak juga alumni Gontor yang bisa berdaya ketika menjadi pengusaha. Ada yang memilih menjadi aparat penegak hukum, hingga aktif menjadi mesin penggerak di masyarakat, dengan berusaha konsisten menghidupkan nilai-nilai Gontor.

Saya tidak akan melupakan pesan penting sahabat saya, Nanang Shofinal Djohan, yang sudah 40 tahun bermukim di Kairo. “Alumni Gontor harus berani dan merasuk ke dalam seluruh sistem dan tatakelola Pemerintahan di Indonesia. Di situlah prinsip dan keluhuran nilai Gontor itu akan menuai manfaat, ketika ia sudah berhasil terinternalisasi secara praktis dalam kehidupan nyata”.

Sebagai nobody, saya juga menyelipkan pesan khusus kepada Prof Husnan Bey Fananie, dalam sebuah obrolan santai di meja belakang. Saya memintanya untuk berinisiatif mengumpulkan para alumni Gontor yang berminat menjadi calon ataupun yang sudah menjadi “politisi”, untuk melakukan konsolidasi. Agendanya apa, saya tidak akan mengajari ikan berenang tentunya.

Sebagai penutup, Prof Asep Saefudin Jahar, menyampaikan pesan luhur Kiai Imam Zarkasyi. Bahwa setinggi apapun capaian hidup yang berhasil diraih oleh para alumni, kami semua sepakat bahwa “orang besar adalah mereka yang hidupnya selalu bermanfaat bagi orang lain, meski hanya dengan mengajar ngaji di mushalla kecil di kampung”.

Pesan yang diungkit kembali oleh seorang guru besar sekaligus Rektor UIN Jakarta yang baru dilantik itu diamini oleh semua yang hadir.

*Alumni Gontor 1987, Dulur Sak Lawase

Tags: AlumniGontor
Share30Tweet19Send
Previous Post

Empat Karakter Kenabian yang Harus Dimiliki Seorang Pemimpin

Next Post

Pelunasan Biaya Haji Reguler Dibuka 11 April, Ini Besaran Per Provinsi

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

30 May 2026
Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

31 May 2026
Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

29 May 2026
Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

30 August 2021
Edukasi Kurban SIT Insantama Leuwiliang: Guru Jelaskan Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban yang Sah Menurut Syariat

Edukasi Kurban SIT Insantama Leuwiliang: Guru Jelaskan Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban yang Sah Menurut Syariat

29 May 2026
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

0
Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

0
Universitas Islam Bogor Jalin Kerjasama dengan UNIDA Gontor

Universitas Islam Bogor Jalin Kerjasama dengan UNIDA Gontor

0
BAZNAS Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

BAZNAS Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

0
BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia

BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia

0
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

4 June 2026
BAZNAS Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

BAZNAS Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

4 June 2026
BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia

BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia

4 June 2026
Universitas Islam Bogor Jalin Kerjasama dengan UNIDA Gontor

Universitas Islam Bogor Jalin Kerjasama dengan UNIDA Gontor

4 June 2026
Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

4 June 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result