Kutai, Gontornews — Presiden Joko Widodo resmi mengumumkan ibukota Indonesia akan dipindahkan ke Pulau Kalimantan, yakni Penajem Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara. Mungkin sebagian orang masih asing dengan dua wilayah tersebut, bagaimana potensi wisata di wilayah Tenggarong, Kutai Kartanegara?
Kota ini menyuguhkan sejumlah destinasi wisata yang lengkap mulai dari hamparan pantai, gunung, hingga wisata bersejarah. Berikut rekomendasi tempat wisata di Tenggarong yang menarik untuk dikunjungi saat berlibur dengan keluarga.
- Museum Mulawarman
Museum Mulawarman dulunya menjadi bangunan Keraton Kesultanan Kutai Kartanegera, yang telah didirikan pada tahun 1932 oleh Pemerintah Belanda. Kini, bangunan tersebut dijadikan tempat untuk menyimpan beragam benda-benda Kerajaan Kutai.
Museum Mulawarwan menyimpan kurang lebih 5.373 koleksi benda bersejarah dan terbagi dalam beberapa jenis. Berdasarkan catatan museum, beragam benda bersejarah yang tersimpan dalam museum ini. Benda peninggalan kerajaan terbuat dari berbagai bahan seperti kayu, kain, kuningan dan besi.
- Pulau Kumala
Pulau Kumala memiliki daya tarik tersendiri, karena memiliki bentuk seperti perahu jika Pulau Kumala ini dilihat dari udara. Pulau Kumala memiliki luas 76 hektare yang dikelilingi oleh objek wisata lain yang menarik.
Sebelum memasuki Pulau Kumala, pengunjung terlebih dahulu harus melalui jembatan repo-repo. Di sekitar Pulau Kumala, terdapat patung raksasa Lembuswana. Patung ini merupakan lambang dari Kerajaan Kutai di masa silam.
- Museum Kayu
Memiliki nama lengkap Museum Tuah Himba, museum kayu ini sudah dibangun sejak 1990 dengan menggunakan kayu sebagai ornamen arsitekturnya. Penamaan pada museum ini juga memiliki makna filosofis yang tak banyak orang mengetahuinya. Tuah Himba bermakna untung langgong, yang berarti menjaga kekayaan hutan serta alam, dan manfaat yang diperoleh lancar.
Kerajinan Kutai yang tersimpan di Museum ini meliputi barang-barang yang terbuat dari rotan seperti kursi, lampu hingga tempat tidur. Sedangkan kerajinan Dayak meliputi anjat, mandau, miniatur rumah khas Dayak yang terbuat dari kayu ulin.
Di dalam museum kayu ini juga menyimpan beragam sampel jeni kayu yang terdapat di hutan daerah Kutai Kartanegara, yang meliputi 200 jenis kayu, 200 jenis daun kayu yang dikeringkan, koleksi biji-bijian, potongan log hingga koleksi beberapa batangan pohon yang tumbuh di Hutan Kalimantan.
- Borneo Orangutan Survival
Destinasi wisata konservasi alam ini menjadi daya tarik para wisatawan khususnya mancanegara, karena sangat unik dan tidak ada di tempat lain di Indonesia. Yayasan BOS menjadi organisasi pelestarian orangutan yang telah didirikan sejak 1991, dan telah berhasil menyelamatkan serta merehabilitasi sekitar 1000 orangutan di Kalimantan.
Wisata konservasi orangutan ini memiliki area berkisar 1800 Ha, dengan program unggulannya Samboja Lodge yang sangat diminati wisatawan. Program ini merupakan program yang bisa dicoba oleh para wisatawan seperti mengikuti proses reintroduksi atau pelepasan kembali orangutan ke habitat alaminya.
- Pantai Ambalat Samboja
Pantai Ambalat memiliki luas pantai sektar 3 km dengan hamparan pepohonan pinus seluas 7 km di sekitar pantai. Pantai Ambalat memiliki kontur pantai yang landai dan pasir yang kecoklatan yang terbentang dari Teritip Balikpapan hingga utara Tanjung Samboja.
Pada saat siang hari, pengunjung yang berada di pantai ini biasa menikmati landainya Pantai Ambalat, sembari melakukan sejumlah permainan seperti bermain sepak bola, bersepeda, hingga berendam di dalam lautan. Hembusan angin laut dan desiran ombak di bibir pantai membuat betah pengunjung yang datang di Pantai Ambalat.
- Danau Semayang
Danau Semayang menjadi destinasi wisata yang sangat indah untuk menikmati sunrise atau sunset di kala pagi dan saat matahari terbenam. Uniknya, saat menikmari sunset atau sunrise, pengunjung akan disuguhkan pemandangan matahari yang seakan muncul dan tenggelam dari balik rimbun dedaunan hutan Kalimantan.
Keunikan lain di danau ini yaitu, ikan pesut yang masih ada di ekosistem Danau Semayang. Ikan pesut menjadi salah satu ikan lumba-lumba yang berevolusi dengan habitat di air tawar. Konon, pemandangan ikan pesut yang muncul di danau ini menjadi momen yang jarang disaksikan oleh para wisatawan, sehingga banyak wisatawan yang tertarik mengunjungi danau ini.
- Hutan Konservasi Bukit Bangkirai
Bukit Bangkirai memiliki luas sekitar 1.500 hektar, dengan pemandangan alam yang menyuguhkan pohon Bangkirai yang sudah tumbuh lebih dari 150 tahun lamanya, dan memiliki ketinggian mencapai 40 hingga 50 meter dengan diameter 2,3 meter. Bukit Bangkirai menjadi salah satu obyek wisata hutan konservasi yang menarik untuk dikunjungi.
Selain bertujuan untuk menjadi daya tarik wisatawan, hutan konservasi ini memiliki tujuan untuk mengembangkan monumen hutan alam tropika basah. Tak heran, banyak para peneliti yang melakukan kegiatan sejumlah kegiatan penelitian di hutan konservasi ini. Untuk para wisatawan yang berkunjung pun bisa menjadai tempat sarana edukasi flora fauna di Indonesia.
- Planetarium Jagat Raya
Jika di Bandung memiliki Boscha, di Kutai Kartanegara memiliki planetarium Jagat Raya. Wisata ini juga sering disebut sebagai “Rumah Alam Semesta Tenggarong”. Wisata edukasi ini merupakan planetarium ketiga di Indonesia, yang memiliki 6 buah proyektor slide. Wisatawan yang berkunjung bisa menikmati indahnya bintang dengan sebuah teleskop setinggi 2.750 milimeter.
Planetarium Jagat Raya ini bisa Anda kunjungi tepatnya berlokasi di Panji, Tenggarong, Kabupaten Kutai, Kalimantan Timur. Wisata edukasi ini sangatlah seru untuk Anda coba, karena tidak selalu ada di kota Anda.[]






















