10
Tonton Selengkapnya
28 °c
Pecenongan
Thu
Fri
Wednesday, 17 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Muamalah Rihlah

Mengulik Wisata Sejarah di Keraton Yogyakarta

Fathur Roji by Fathur Roji
19 January 2023
in Rihlah
0
Mengulik Wisata Sejarah di Keraton Yogyakarta

Yogyakarta, Gontornews — Yogjakarta memiliki pesona tersendiri bagi wisatawan domestik dan mancanegara. Sajian destinasi sarat sejarah, budaya, dan alam selalu melekat di Kota Gudeg ini. Keindahan yang berpadu dengan kelestarian budaya membawa daya tarik tersendiri sehingga menarik untuk dikunjungi.

Ketika mengupas Daerah Istimewa Yogyakarta, mungkin sebagian orang akan teringat makanan khas gudeg, Malioboro, pelajar dan masih banyak lagi. Kota ini memiliki ragam wisata yang menarik. Kota yang dikenal dengan julukan Kota Pelajar ini sarat akan peninggalan sejarah dan budaya.

Wisata budaya merupakan ciri khas kota Yogyakarta. Meski begitu, wisata alam dan buatan yang lain juga tak kalah menarik. Berikut tempat wisata sejarah di Keraton Jogja yang cocok untuk dikunjungi.

  1. Keraton Yogyakarta

Keraton Yogyakarta merupakan tempat wisata yang menjadi salah satu daya tarik Jogja, menawarkan berbagai benda-benda bersejarah serta Museum Batik khas kraton.

BACA JUGA

Santri Preneur Ummul Quro Gelar Study Tour di Empat Destinasi di Jakarta

Santri Preneur Ummul Quro Jelajahi Sejarah Keuangan di Museum

Inilah 8 Kuliner Khas Bengkulu, Ada Masakan Gulai Bagar Hiu

Jalan-jalan ke Lampung, Berikut 7 Makanan Khas untuk Oleh-oleh!

Kuliner Khas Kota Lhokseumawe Kaya Gizi

Berkunjung ke Jogja serasa tak lengkap jika belum mampir di Keraton Yogyakarta. Istana dimana Raja Jogja tinggal ini merupakan salah satu daya tarik wisata yang mengundang pelancong dari berbagai belahan dunia.

Keraton ini terletak pada Jl. Rotowijayan Blok No 1, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasinya yang berada di pusat Kota Jogja menjadikan Keraton sangat mudah dijangkau oleh wisatawan. Tepatnya Keraton Jogja berada di sebelah selatan Alun-alun Lor Yogyakarta. Alun-alun Lor ini sebenarnya masih termasuk bagian dari Keraton Yogyakarta.

  1. Museum Sri Sultan Hamengkubuwono IX

Museum Sri Sultan Hamengkubuwono IX ini dibangun pada tahun 1992. Dibangunnya museum ini bertujuan untuk mengenang Sri Sultan Hamengkubuwono IX yang pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Indonesia. Keraton Yogyakarta juga erat kaitannya dengan sejarah Republik Indonesia.

Pada Januari 1946, ibukota Indonesia yang berada di Jakarta dipindahkan ke Yogyakarta. Hal tersebut dikarenakan kondisi keamanan Jakarta yang memburuk pasca kedatangan kembali Belanda yang menumpang sekutu. Pemerintahan pun dipindah, Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta ikut pindah ke Jogja. Selama ibukota dipindah, Kraton Yogyakarta dijadikan sebagai Istana Negara.

Wisatawan dapat melihat meja-meja dan kursi yang dulu digunakan ketika berunding untuk merencanakan Serangan Umum Satu Maret di Yogyakarta. Di museum ini juga terdapat berbagai barang pribadi miliki Sultan Hamengkubuwono IX seperti meja kerja, alat tulis, jam, lencana, foto dan masih banyak lagi.

  1. Museum Batik

Museum ini terletak tak jauh di sebelah utara Museum Sri Sultan Hamengkubuwono IX, dan diresmikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X pada tahun 2005. Dalam museum ini, wisatawan dapat melihat berbagai kain batik dengan corak yang khas dan indah. Tak hanya itu, di museum ini juga dipajang alat-alat untuk membatik dari masa ke masa.

Pengunjung hanya diperkenankan untuk melihat barang-barang yang dipajang di Museum Bakti ini. Dilarang untuk menyentuh, atau mengambil foto pada kain batik. Hal ini bertujuan agar hasil karya kain batik ini tidak ditiru serta dikomersilkan.

Tak jauh dari Museum Batik, terdapat sebuah sumur tua yang ditutupi dengan kawat. Sumur tersebut kini sudah tidak digunakan lagi. Jika melihat dari mulut sumur, pengunjung bisa melihat sisa air serta uang koin yang berceceran didalamnya. Namun sudah terdapat larangan, bawah pengunjung tidak boleh melemparkan koin ke dalam sumur tersebut.

  1. Museum Kereta

Museum Kereta dibangun pada masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono VII. Museum ini berisi koleksi kereta kuda milik Keraton Kasultanan Yogyakarta. Melalui Keputusan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 282/KEP/2020, Museum Kereta ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya Peringkat Provinsi.

Koleksi Museum Kereta Keraton Yogyakarta dikhususkan pada alat transportasi berupa kereta kuda yang pernah digunakan. Kereta kuda koleksi museum tersebut telah berusia puluhan hingga ratusan tahun.

Beberapa dari kereta kuda tersebut masih digunakan dalam upacara-upacara kebesaran Keraton, seperti upacara penobatan Sultan, pernikahan putra Sultan, atau mengantar jenazah Sultan ke tempat peristirahatan terakhir.

  1. Museum Sonobudoyo

Museum Sonobudoyo didirikan pada tahun 1934 dan diresmikan pada tanggal 6 November 1935 oleh Sultan Hamengku Buwono VIII. Museum itu merupakan bagian dari lembaga yang bernama Javaansche lnstituut yang berdiri pada tanggal 4 Agustus 1919 di Surakarta.

Bangunan museum berbentuk joglo dan menghadap ke selatan. Terdapat ruang pamer yang berada di lantai pertama dan bangunan berlantai dua yang ada di sebelah barat digunakan untuk ruang perkantoran.

Koleksi Museum Sonobudoyo saat ini memiliki sekitar lebih 43.263 buah benda sejarah, terdiri dari koleksi prasejarah (alat batu, area replika tengkorak dan tulang manusia purba, dll), wayang, batik dan perlengkapan untuk membatik, gamelan, perlengkapan tradisional Jawa, keris, topeng, dan masih banyak lagi.

  1. Taman Sari

Wisata sejarah ini memiliki bangunan unik dan indah. Pesanggrahan Taman Sari dengan bangunannya yang besar dan megah mulai dikenal sejak zaman Sri Sultan Hamengku Buwono I, yaitu sekitar tahun 1755.

Dahulu, Taman Sari digunakan sebagai tempat untuk bercengkrama dan rekreasi. Hal tersebut dapat dilihat dari perwujudan lorong-lorong dengan taman, serta kolam pemandian yang sangat lebar dan tidak terlalu dalam yang dihiasi dengan aneka pohon bunga di sekelilingnya.

Taman Sari sering disebut juga sebagai Water Kasteel (Istana Air). Bangunan ini memiliki empat area yang berbeda, yaitu kolam buatan dengan pulau-pulau kecil dan paviliun di sebelah barat, kompleks pemandian di tengah, kompleks pemandian selatan, dan kolam kecil di timur.

Pengunjung dapat mengelilingi wisata ini sambil mengambil foto atau menyewa pemandu wisata yang akan menjelaskan lebih lanjut mengenai bangunan ini.[Fath]

 

 

Tags: Keraton YogyakartaWisata
Share52Tweet32Send
Previous Post

BOS Madrasah Swasta Tahun 2023 Segera Cair Rp4 Triliun, Ini Prosedurnya!

Next Post

Khitanan Massal Warnai Peringatan HUT BAZNAS ke-22

Fathur Roji

Fathur Roji

Jurnalis, Web Content, Penulis Buku Biografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang Hadirkan Trainer Nasional 

Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang Hadirkan Trainer Nasional 

13 June 2026
Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

Pesantren Wisuda SDIT Insantama Leuwiliang: Ketua Yayasan Tekankan “Semangat Diri” dan Kekuatan Ruhiah dalam Belajar

15 June 2026
Pandemi Covid-19 Sebabkan Defisit Masa Belajar Siswa

Berani untuk Bebas

11 June 2026
Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

30 August 2021
Bekali Karakter dan Visi Hidup, SDIT Insantama Leuwiliang Gelar “Pesantren Wisuda”

Bekali Karakter dan Visi Hidup, SDIT Insantama Leuwiliang Gelar “Pesantren Wisuda”

14 June 2026
Menghidupkan Kembali Budaya Baca

Menghidupkan Kembali Budaya Baca

0
Pembekalan Wawasan Hukum dan Melek Media Sosial bagi Santri Kelas 5 dan 6 Gontor Magelang

Pembekalan Wawasan Hukum dan Melek Media Sosial bagi Santri Kelas 5 dan 6 Gontor Magelang

0
Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

0
Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

0
Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

0
Menghidupkan Kembali Budaya Baca

Menghidupkan Kembali Budaya Baca

17 June 2026
Pembekalan Wawasan Hukum dan Melek Media Sosial bagi Santri Kelas 5 dan 6 Gontor Magelang

Pembekalan Wawasan Hukum dan Melek Media Sosial bagi Santri Kelas 5 dan 6 Gontor Magelang

17 June 2026
Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

Modern Itu Alatnya, Bukan Cara Berpikirnya

17 June 2026
Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

Kisah Haru Pesantren Wisuda 2026 SDIT Insantama Leuwiliang

16 June 2026
Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

Bersyukur dan Cobaan (Bagian Kedua)

16 June 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result