Riyadh, Gontornews — Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat Rex Tillerson memperingatkan agar tidak menggunakan Lebanon sebagai tempat konflik proxy.
Dia mendesak semua pihak, baik di Lebanon maupun di luar, untuk menghormati integritas dan independensi lembaga nasional Lebanon yang sah.
“Amerika Serikat mendukung stabilitas Lebanon dan menentang tindakan yang dapat mengancam stabilitas tersebut,” ujarnya seperti dikutip Aljazeera.
Sebelumnya, Heather Nauert, jurubicara Kementerian Luar Negeri AS, mengatakan bahwa seorang diplomat AS bertemu dengan Saad Hariri di Riyadh namun menolak berkomentar mengenai di mana pertemuan tersebut berlangsung.
“Pembicaraan yang sensitif, pribadi, diplomatik,” kata Nauert pada hari Kamis.
Nauert mengatakan pengunduran diri Hariri adalah “masalah internal yang tidak dapat kami komentari”. [Rusdiono Mukri]





















