Kairo, Gontornews — Pemerintah Mesir, Sabtu (20/3/2021), mengonfirmasi penerimaan 300ribu dosis vaksin Covid-19 buatan Sinopharm Cina. Dengan demikian, Mesir menerima total 650.000 dosis vaksin Sinopharm asal Cina sejak Desember tahun lalu.
Selain vaksin Sinopharm, Negeri sungai nil tersebut juga memperoleh pasokan 50.000 dosis vaksin buatan AstraZeneca, Februari lalu.
Mesir berharap untuk mendapatkan 5 juta dosis vaksin Covid-19 melalui skema COVAX pada akhir Maret dan tiga juta dosis lain sebelum akhir Mei. Covax merupakan inisiasi dari WHO untuk memfasilitasi pendistribusian vaksin Covid-19 secara merata termasuk bagi negara miskin maupun berpenghasilan rendah.
Pemerintah Mesir telah memulai kampanye vaksinasi Covid-19 pada 24 Januari lalu. Pada tahap tersebut, pemerintah memprioritaskan tenaga medis serta petugas garis depan dalam penanganan Covid-19. Pada tahap selanjutnya, pemerintah memperluas cakupannya dengan meluncurkan vaksinasi bagi orang lanjut usia dan orang berpenyakit kronis pada 4 Maret.
Otoritas kesehatan Mesir memperkirakan 500.000 orang akan mengajukan permohonan vaksinasi secara online pada akhir Maret. Namun, belum jels, berapa banyak orang yang telah menjalani vaksinasi sejauh ini.
Rencananya, mesir telah menyiapkan 40 pusat vaksinasi dan akan terus bertambah seiring kedatangan lebih banyak vaksin. Hingga Jum’at, Mesir telah mengonfirmasi 194.127 kasus dengan 11.512 kematian.
Akan tetapi, pejabat kesehatan Mesir mengatakan jumlah kasus positif sebenarnya mungkin lebih tinggi daripada yang terlaporkan. [Mohamad Deny Irawan]





















