pesanan-majalah-edisi-khusus
29 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Saturday, 29 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Wawancara

MUI Bukan Sarang Teroris!

Dr H Amirsyah Tambunan MA, Sekjen MUI

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
7 January 2022
in Wawancara
0
Foto: Muhammadiyah.or.id

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendadak ramai diperbincangkan publik, baik di dunia maya maupun dunia nyata. Penangkapan salah seorang anggota MUI oleh Detasemen Khusus 88 antiteror membuat perspektif masyarakat terbelah menjadi dua: satu kelompok mendukung penguatan peran MUI sebagai salah satu organisasi yang menolak dengan tegas segala bentuk tindakan teror maupun paham terorisme sementara kelompok kedua mendorong pembubaran MUI.

Padahal, sebagai wadah ulama dan zuama di Indonesia, MUI memiliki peran penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. MUI bahkan terus hadir dalam mengurai permasalahan sosial-kemasyarakatan, politik, sains, teknologi hingga kesehatan. Untuk sektor terakhir, peran MUI sangat krusial karena β€˜berani’ mengurai persoalan ibadah saat pandemi, hingga memastikan kehalalan vaksin bagi masyarakat.

β€œMUI dalam fatwanya, sudah jelas mengharamkan terorisme dan mewajibkan jihad. Jihad artinya berjuang sungguh-sungguh dalam mengatasi kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan. Karena itu, jihad dan teroris ini dua hal yang berbeda,” ungkap Sekretaris Jenderal MUI, Dr H Amirsyah Tambunan MA, kepada Majalah Gontor.

Lebih lanjut, Buya Amirsyah, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa keterlibatan salah seorang anggota MUI dalam jaringan teroris tidak ada kaitannya dengan urusan kelembagaan melainkan urusan pribadi yang bersangkutan.

BACA JUGA

Belajar Jadi Pengusaha Teladan dan Bermanfaat bagi Umat

Abad Kedua Gontor Dimulai Hari Ini!

Titik Terang Kembalikan Lunturnya Adab dalam Dunia Pendidikan Β 

Kembali ke Fitrah: Apa yang Berubah Setelah Ramadhan?

Ekopesantren: Gagasan Merancang Pesantren RamahΒ Lingkungan

Wartawan Majalah Gontor, Mohamad Deny Irawan, berhasil mewawancarai pria kelahiran Padang Gala-Gala, Asahan, Sumatera Utara, tersebut. Pria berusia 56 tahun tersebut menyampaikan beberapa hal terkait peran dan fungsi MUI pascamerebaknya kasus dugaan terorisme yang mendera salah satu anggotanya. Berikut petikan wawancaranya:

Bagaimana situasi MUI saat ada salah satu anggotanya, Dr Zain An-Najah, diduga terlibat dalam jaringan terorisme?

Sebelumnya saya ingin menyampaikan bahwa berbicara soal teroris itu merupakan musuh dunia internasional. Bukan hanya Indonesia. Tentu teroris yang dimaksud sesuai dengan fakta dan data yang terjadi di lapangan. MUI dalam Fatwanya, sudah jelas mengharamkan terorisme dan mewajibkan jihad. Jihad itu artinya berjuang sungguh-sungguh mengatasi kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan. Karena itu antara jihad dan teroris ini, dua hal yang berbeda. Terkait persoalan Dr Zain An-Najah itu kan urusan pribadi. Tidak menyangkut urusan MUI secara organisasi. Karena itu kalau ditanya situasi MUI, ya baik-baik saja.

Lantas, bagaimana sikap MUI dalam menanggapi permasalahan tersebut?

Pertama, kita menyampaikan apa adanya, bahwa beliau memang anggota Komisi Fatwa. Tapi ketika ada persoalan seperti ini maka itu urusan pribadi beliau. Kendati demikian, MUI sudah bersikap untuk menonaktifkan beliau sebagai pengurus sampai ada keputusan hukum tetap.

Kedua, sebagai warga negara, hak-hak beliau untuk mendapat perlindungan hukum sesuai konstitusi, sesuai dengan perundang-undangan, itu dijamin dalam peraturan perundang-undangan. Karena itu harus dilindungi hak tersebut. Setiap orang memperoleh hak-hak perlindungan hukum.

Apa peran dan fungsi MUI secara nasional?

Secara nasional, fungsi utama MUI adalah sebagai pelayan umat (khadimul ummah) dan juga sebagai mitra pemerintah (shadiqul hukumah).Β  Fungsi MUI melayani umat tercermin melalui edukasi dan sosialisasi berbagai panduan untuk melaksanakan ukhuwah dalam berbagai aspek kehidupan, baik itu dalam bentuk ukhuwah Islamiyah, ukhuwah insaniyah, maupun ukhuwah wathaniyah. Adapun sebagai mitra pemerintah, MUI turut memandu atau mengarahkan pemerintah berkenaan dengan aspek-aspek sosial keagamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Beredar seruan #BubarkanMUI di laman media sosial. Tanggapan Anda?

Wacana pembubaran MUI itu berlebihan, sangat naif dan tidak masuk akal. Apalagi dikaitkan dengan adanya seorang pengurus MUI terduga teroris. Logikanya, jika ada warga bangsa terduga teroris, Indonesia tak akan bubar. Jika ada oknum menteri yang terduga korupsi, maka Indonesia tetap utuh, demikian juga jika ada oknum TNI/Polri yang melanggar peraturan-perundangan-undangan, maka TNI/Polri tetap utuh untuk mengawal NKRI. Karena itu seruan #BubarkanMUI tidak perlu dihiraukan.

Faktanya, masyarakat justru banyak yang mendukung MUI. Hastag Dukungan MUI juga kita lihat lebih banyak di laman media sosial. Dengan kata lain, nalar akal yang waras yang terus mengalir memberikan dukungan dari masyarakat merupakan bentuk kepedulian kepada MUI dan bangsa secara keseluruhan. Oleh sebab itu, saya menghargai dukungan kepada MUI sebagai wadah berhimpunnya Ormas merupakan pengkhidmatan untuk memperjuangkan umat dan bangsa yang aman, damai, adil dan makmur.

Apa saja tantangan MUI kala dipimpin oleh Haji Abdul Malik Karim Abdulllah (HAMKA) hingga periode KH Miftachul Akhyar saat ini? Apa yang berbeda?

Lika-liku perjalanan khidmah MUI dari Buya Hamka sampai Kiai Miftach (KH Miftachul Akhyar) tentu saja memiliki ujian dan tantangannya masing-masing. Tapi secara garis besar tidak ada yang berbeda. Tantangan itu sama-sama menyangkut persoalan umat dan bangsa. Satu hal yang pasti, kepemimpinan MUI yang silih berganti sejak MUI berdiri telah memberikan kontribusi yang besar bagi kemaslahatan umat dan bangsa. MUI mampu menghadapi ujian dan tantangan di berbagai era tersebut karena peran tokoh ulama dari berbagai Ormas yang ada di MUI.

Bagaimana peran MUI dalam melindungi tokoh agama dan ulama?

Peran MUI dalam melindungi tokoh agama, ulama dilakukan dengan beberapa cara. Pertama, dengan melayani umat, secara langsung dan tidak langsung termasuk melindungi ulama, tokoh agama, karena ulama bagian dari garda terdepan dalam melayani umat di mana pun dan kapan pun. Untuk itu kekuatan MUI bagian dari kekuatan ulama, tokoh agama bersama kekuatan masyarakat

Bagaimana hubungan antara MUI dengan pemerintah dan Ormas-ormas Islam di Indonesia?

Seperti dijelaskan sebelumnya, MUI selain berfungsi sebagai pelayan umat (khadimul ummah), juga mitra pemerintah (shadiqul hukumah). Karena itu, MUI berperan sebagai β€œwasit” agar hubungan umat dan pemerintah berjalan dengan baik. Saya kira peran itu juga dilakukan para Ormas Islam di Indonesia.

Hubungan yang baik antara MUI dengan pemerintah tidak lain sebagai wujud dari visi MUI, yakni terciptanya kondisi kehidupan kemasyarakatan, kebangsaan dan kenegaraan yang baik, memperoleh ridha dan ampunan Allah Subhanahu wa Ta’alaΒ  (baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur) menuju masyarakat utama yang berkualitas (khaira ummah) demi terwujudnya kejayaan Islam dan kaum Muslimin (izzul Islam wal-muslimin) dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai manifestasi dari rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil β€˜alamin).

Seberapa penting peran dan keberadaan MUI di tengah masyarakat saat ini?

Peran dan keberadaan MUI sangat penting. MUI lembaga keumatan yang mewadahi para ulama, zuama, dan cendekiawan Muslim di Indonesia, punya peran yang krusial untuk membimbing, membina dan mengayomi kaum Muslimin di seluruh Indonesia.

Peran MUI melindungi umat (himayatul ummah), melindungi agama (himayatuddin), dan melindungi negara (himayatud daulah). MUI berperan dalam memberikan nasihat dan fatwa mengenai masalah keagamaan dan kemasyarakatan kepada Pemerintah dan masyarakat. MUI juga berperan dalam meningkatkan kegiatan bagi terwujudnya ukhuwah Islamiyah dan kerukunan antarumat beragama dalam memantapkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Apa saja pembenahan yang dilakukan MUI dalam merespon perubahan kondisi sosial-kemasyarakatan ataupun zaman?

MUI terus melakukan pembenahan manajemen sesuai prinsip ISO. Ikhtiar kita agar MUI ini menjadi organisasi atau lembaga yang profesional dan akuntabel. Alhamdulilah, tidak lama ini MUI kembali mempertahankan sertifikat Sistem Manajemen Mutu ISO 90001:2015 dari World Quality Assurance (WQA).

Selain itu, pengurus MUIΒ  terus berkomitmen berbenah diri agar memiliki ilmu pengetahuan dalam berbagai bidang keagamaan dan bidang lainnya secara mendalam, sehingga dengan kapasitas keilmuan sesuai keahliannya dapat memberikan solusi terhadap kemiskinan, baik kemiskinan iman maupun kemiskinan ilmu pengetahuan yang berimplikasi kepada kemiskinan struktural dan kultural.

Apa pesan yang ingin Anda sampaikan kepada masyarakat?

Saat ini kita tengah menghadapi berbagai permasalahan keumatan dan kebangsaan yang saling terkait. Artinya masalah umat terjadi tidak terlepas dari permasalahan bangsa, sebaliknya permasalahan bangsa juga permasalahan umat. Karena itu, kepada seluruh masyarakat dan semua komponen bangsa mari kita melakukan muhasabah khususnya terhadap pergantian tahun 2021. Kita jadikan momentum pergantian tahun agar menjadi introspeksi, mawas diri dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT.[]

Tags: MUITerorisme
Share3Tweet2Send
Previous Post

Komentari Pemukim Ilegal Yahudi, Wakil Menteri Israel Dikecam

Next Post

Perkuat Keilmuan Zakat, BAZNAS Tandatangani MoU dengan UMJ

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Santri Gontor Kampus 2 Terpapar Covid-19 Pulih dengan Cepat. Apa Faktornya?

Qismul Amn dan Pembicaraan yang Tiada Henti

24 August 2026
Al Mujtama Al Islami 4 Cianjur Laksanakan Apel Tahunan Khutbatul Arsy

Al Mujtama Al Islami 4 Cianjur Laksanakan Apel Tahunan Khutbatul Arsy

23 August 2026
Sujud Syukur dan Laporan Pertanggungjawaban Menutup Rangkaian Ujian Tulis Al-Imtinan Putri

Sujud Syukur dan Laporan Pertanggungjawaban Menutup Rangkaian Ujian Tulis Al-Imtinan Putri

23 August 2026
Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

24 August 2026
Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

22 August 2026
Human Initiative Gerak Cepat Bantu Korban Gempa Bumi di NTT

Human Initiative Gerak Cepat Bantu Korban Gempa Bumi di NTT

0
Pondok Modern Al-Imtinan Putri Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Perpulangan Santriwati

Pondok Modern Al-Imtinan Putri Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Perpulangan Santriwati

0
Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Berbagai Situasi dan Kondisi

Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Berbagai Situasi dan Kondisi

0
Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

0
Teruskan Khidmah, IKPM Gontor Majalengka Gelar Pelantikan Pengurus Baru 2026-2031

Teruskan Khidmah, IKPM Gontor Majalengka Gelar Pelantikan Pengurus Baru 2026-2031

0
Human Initiative Gerak Cepat Bantu Korban Gempa Bumi di NTT

Human Initiative Gerak Cepat Bantu Korban Gempa Bumi di NTT

29 August 2026
Pondok Modern Al-Imtinan Putri Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Perpulangan Santriwati

Pondok Modern Al-Imtinan Putri Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Perpulangan Santriwati

29 August 2026
Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Berbagai Situasi dan Kondisi

Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Berbagai Situasi dan Kondisi

26 August 2026
Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

24 August 2026
Estafet Khidmah Alumni pada Kepengurusan Baru IKPM Gontor Indramayu

Estafet Khidmah Alumni pada Kepengurusan Baru IKPM Gontor Indramayu

24 August 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor
  • Global Islamic Holistic Education Summit.
Lokasi : Hotel Borobudur Jakarta, Indonesia
Tanggal : 5 - 6 September 2026Akhir Pendaftaran : 27 Agustus 2026Dalam rangka Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, kami mengundang Bapak/Ibu untuk berpartisipasi dalam Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026.GIHES 2026 merupakan forum Internasional yang mempertemukan pimpinan pesantren, lembaga pendidikan Islam, akademisi, pembuat kebijakan, dan tokoh pendidikan untuk berbagi perspektif, membahas tantangan strategis, serta membangun sinergi dan kolaborasi bagi kemajuan pendidikan dan generasi mendatang.#gontornews #majalahgontor #gihes
  • Dari Los Angeles, California, Amerika Serikat, tepatnya di Hollywood Sign dengan jarak kurang lebih 14.000 kilometer dari pondok Modern Darussalam Gontor. Doa-doa kebaikan disampaikan kepada Pondok Modern Darussalam Gontor dan Keluarga Besar Gontor.#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontorponorogo
  • Yang di Wakafkan Pondok Ini Bukan Harta Bendanya Saja, Bukan Gedungnya Saja, Bukan Tanahnya Saja, Tetapi Nilai-Nilai Yang Ada di Pondok Ini, Ide Yang Ada di Pondok Ini, Sistem Yang Ada di Pondok Ini Adalah Wakaf Bagi Kita Semua.KH Hasan Abdullah Sahal Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor.#gontornews #majalahgontor #gontor #pondokmoderngontor #gontorponorogo
  • Repost from @hilabiyus Keluarga Besar Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi, mengucapkan:Selamat dan Sukses atas Peringatan Satu Abad (100 Tahun) Pondok Modern Darussalam Gontor (1926–2026).Apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kontribusi tanpa henti Gontor dalam mencetak generasi emas Islam yang berakhlak mulia, berwawasan global, dan bergerak sebagai perekat umat. Semoga momentum satu abad ini semakin mengokohkan peran Gontor dalam syiar pendidikan Islam yang moderat, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kancah internasional, termasuk melahirkan alumni-alumni unggul yang berkiprah di wilayah Arab Saudi dan Timur Tengah."Gontor Membawa Nilai Islam, Menginspirasi Dunia."#gontor #gontor.putra #majalahgontor #gontornews
  • Lebih baik kamu menangis karena berpisah sementara dengan anakmu, karena menuntut ilmu agama dari pada kamu nanti "yen wes tuwo nangis karena anak-anak mu lalai urusan akhirat.. kakean mikir ndunyo, rebutan bondo, pamer rupo..lali surgo."Kiai Hasan Abdullah Sahal
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor
  • Edisi September yang akan datang.
Liputan Khusus :
1. Peta sebaran Pondok Alumni Gontor di Indonesia
2. Prospek dan Tantangan Pondok Alumni-Muadalah
3. KH Hasan Abdullah Sahal: Gontor Sebagai Inspirator Pondok Modern Yang Bersatu
4. Kipran Pondok Pesantren Alumni Gontor di Mancanegarapesan sekarang!
  • KOLEKSI EDISI KHUSUS 100 TAHUN GONTORTiga edisi istimewa telah hadir!
πŸ“– Juli 2026 – Seabad Mendidik Bangsa
πŸ“– Agustus 2026 – UNIDA Gontor Mendunia
πŸ“– September 2026 – Satu Abad, Seribu GontorJadikan ketiganya sebagai koleksi sejarah 100 Tahun Gontor di perpustakaan AndaπŸ›’ Segera pesan sebelum kehabisan!
πŸ”— https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #100tahungontor #gontor100tahun #gontornews

Β© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
β–²
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result