Rio De Janeiro, Gontornews – Sebuah Museum Nasional berusia lebih dari 200 tahun di Rio De Janeiro, Brazil, ludes dilalap si jago merah, Senin (9/3). Museum tersebut kabarnya berisi lebih dari 20 juta benda bersejarah dari mulai temuan arkeologi hingga memorabilia bersejarah.
Terkait kejadian ini, Persiden Brazil, Michel Temer, mengatakan bahwa kerugian yang diakibatkan kebakaran museum nasional tersebut tidak terhitung bagi Brazil. “Dua ratus tahun usaha, penelitian dan pengetahuan hilang (begitu saja),” kata Temer sebagaimana dilansir Reuters.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi yang menjelaskan bagaimana api dapat cepat menjalar dan menghanguskan museum nasional tersebut. Bahkan, Petugas pemadam kebakaran pun menolak untuk memberikan keterangan tentang sebab kebakaran tersebut.
Museum Nasional di Rio De Janeiro yang dibangun pada tahun 1818 itu dikelola oleh Universitas Federal Rio De Janeiro dan Kementerian Pendidikan Brazil. Sejumlah artefak dari Mesir, fosil manusia tertua yang ditemukan di Brazil kabarnya berada di dalam museum tersebut.
Wakil Presiden Museum Nasional Brazil, Luiz Fernando Dias Duarte, memaparkan bahwa sudah lama Museum tersebut tidak mendapatkan dana dari pemerintah sehingga mengalami krisis keuangan yang teramat kronis.
“Kami sangat kecewa dan marah besar (saat museum itu terbakar),” kata Duarte kepada Deutsche Welle.
“Kami berjuang selama bertahun-tahun di berbagai pemerintahan untuk mendapatkan sumber daya untuk melestarikan apa saja yang hancur hari ini,”
“Kami tidak pernah mendaptakan dukungan yang memadai,” pungkas Duarte. [Mohamad Deny Irawan]



















