London, Gontornews — Sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat yang menggawangi perlawanan Antisemitisme, Campaign Againts Antisemitism (CAA), memuji serta mengaungerahi wanit muslim asal London, Asma Suweikh, sebuah penghargaan.
Suweikh dianggap berjasa dalam membantu CAA dalam melakukan perawalanan terhadap pelecehan antisemit di sebuah stasiun kerata bawah tanah di London.
“CAA memuji Suweikh dan pria yang berani merekam isiden tersebut,” sebut pernyataan resmi CAA sebagaimana dilansir Anadolu.
“CAA menuji Asma Suweikh dan pria yang tidak dikenal yang intervensi beraninya berfungsi sebagai pengingat tepat bahwa nilai-nilai toleransi dan sikap saling menghormati antar agama di London masih hidup dan berjalan dengan baik,” tambah CAA.
Saat kejadian, Suweikh berusaha menghentikan seorang laki-laki yang diketahui melakukan pelecehan terhadap sebuah keluarga beragam Yahudi di stasiun bawah tanah London. Pria tidak dikenal tersebut melecehkan keluarga serta menghina mereka dengan sejumlah penghinaan.
“Dia meneriaki saya bahwa orang-orang Yahudi memulai perdagangan budak dan mengancam bahwa saya, istiri dan anak-anak saya akan jadi budaknya dan menderita dengan beragam penyakit lain,” ungkap sang korban.
“Ia juga menyebut bahwa orang-orang Yahudi berasla dari Sinagog Iblis,” tambah sang korban sebagaimana dilansir Reuters.
Pihak kepolisian London, kabarnya, juga telah berhasil menangkap sang pelaku di sebuah stasiun kereta bawah tanah.
“Seorang pria telah ditangkap sehubungan dengan insiden antisemit di kereta bawah tanah di London,” ungkap Polisi Transportasi Inggris.
Sang pelaku didakwa dengan tuduhan melakukan pelanggaran ketertiban umum di ruang publik. [Mohamad Deny Irawan]





















