Santiago, Gontornews — Turis dari seluruh dunia telah berbondong-bondong ke kota-kota di seluruh Chili utara dan Argentina untuk menyasikan peristiwa alam langka, gerhana matahari total, pertama sejak 2017.
Jutaan orang menyaksikan tontonan kosmik yang dimulai pukul 10:24 pagi waktu setempat (18:24 GMT) pada hari Selasa di Pasifik Selatan dan sepanjang jalur yang membentang sepanjang 11.000 km melintasi perairan terbuka ke Chili dan Argentina. Satu-satunya tempat untuk melihat gerhana total selain dari pulau tak berpenghuni di tengah lautan.
Ini adalah gerhana matahari total pertama sejak Agustus 2017, ketika bulan melewati antara bumi dan matahari di beberapa bagian Amerika Serikat.
Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA) menyebutkan, setelah acara tahun ini, gerhana matahari total berikutnya akan terjadi pada 14 Desember 2020, di beberapa bagian Amerika Selatan. [RM]





















