Tegal, Gontornews – Mustasyar Pengurus Besar Nahdhatul Ulama, KH Dimyati Rois, menyampaikan kepada warga NU agar menyikapi tahun politik dengan baik. Menurutnya, politik juga merupakan urusan akhirat.
“Politik itu perlu. Siapa yang mengatakan politik itu hanya urusan dunia saja tidak sampai di akhirat?” ungkap Mbah Dim, sapaan akrab KH Dimyati Rois saat menghadiri silaturahim dan Halal Bi Halal PCNU beserta Badan Otonom NU Kabupaten Tegal, Selasa (19/6).
Lebih lanjut, Mbah Dim, sebagaimana merujuk pada kitab Ahkam Sultoniyah dan kitab Ihya Ulumuddin menjelaskan bahwa politik merupakan usah perbaikan manusia menuju jalan yang menyelamatkan dunia dan akhirat.
“Politik ya politik. Korupsi ya korupsi. Jangan disamakan, itu jelas beda,” tambah Mbah Dim sebagaimana dilansir laman Nu.or.id.
Mbah Dim juga menjelaskan bahwa setiap sikap politik akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT kelak di hari akhir. Oleh karenanya, Mbah Dim menasihati warga NU agar aktif berpolitik, akan tetapi bukan berarti menjadikan NU sebagai partai politik
“Politik umat harus dibangun di atas akidahnya. Artinya, politik dengan akidah harus paralel atau kalau akidahnya khawarij, politiknya juga khawarij. Jika akidahnya NU maka politiknya juga NU,” pungkas Mbah Dim. [Mohamad Deny Irawan]




















