Jakarta, Gontornews — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerjasama dengan Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI) tahun ini kembali mengadakan kegiatan tahunan. Adalah Ijtima’ Sanawi Dewan Pengawas Syariah (DPS) Lembaga Keuangan Syariah 2016 yang bertajuk “Optimalisasi Peran DPS Melalui Pengawasan Syariah yang Profesional dan Terintegrasi dalam Rangka Penguatan Industri Jasa Keuangan Syariah”
Agenda tahunan yang mengevaluasi perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia ini secara resmi dibuka oleh Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH.Ma’ruf Amin di Hotel Mercury Ancol, Jakarta, Kamis malam 8/12/2016. Seperti dikutip mysharing.co dalam sambutannya, Kiai Ma’ruf menyampaikan beberapa harapannya agar DPS lebih optimal dalam mengawasi kesyariahan LKS.
Sebab, jika tidak sesuai dengan prinsip syariah, menurutnya, lembaga keuangan syariah akan terkena risiko. Lanjut Kiai Ma’ruf berharap agar Ijtima’ Sanawi DPS ini bagaimana melakukan pengawasan yang lebih efektif. Diskusi DPS ini juga diharapkan bisa menginovasi produk-produk yang bisa meningkatkan pertumbuhan keuangan syariah Indonesia.
Selain menyampaikan harapan-harapan terkait DPS LKS Kiai Ma’ruf juga menyampaikan terima kasihnya kepada Otoritas Jasa Keunangan (OJK) karena kerjasama dengan DSN MUI tetap terjalin dengan baik. OJK telah memfasilitasi pertemuan ini, terima kasih. “Ya sebetulnya, MUI itu uangnya banyak, ada dimana-mana di pemerintah, BUMN, OJK. Tapi ngambilnya susah. Alhamdulilah bisa bekerja sama baik,” ujar Ma’ruf disambut tepuk tangan peserta. (M Khaerul Muttaqien)




















