London, Gontornews — Organisasi nirlaba, Oxfam International, mengatakan sekelopok kecil negara kaya telah memborong setengah pasokan global vaksin Covid-19. Oxfam, sebut NHK, menjelaskan ada lima kandidat vaksin Covid-19 yang tengah melakukan uji coba.
Oxfam menjelaskan Jika kelima kandidat vaksin lolos, maka dunia memiliki lebih dari 5,9 miliar dosis yang akan tersedia. Andai setiap orang memerlukan dua kali suntik vaksin, artinya, miliaran dosis vaksin tersebut cukup bagi 2,9 miliar orang di dunia.
Badan amal asal London itu menghimpun data dari sebuah perusahaan analitik yang menganalisis kesepakatan yang tercapai antara perusahaan farmasi dan produsen untuk lima kandidat vaksin tersebut.
Penelitian tersebut membeberkan kesepakatan pasokan yang tercapai untuk 5,3 miliar dosis vaksin Covid-19. Sebanyak 2,7 miliar dosis vaksin atau 51 persen total vaksin global telah menjadi milik negara kaya semacam Amerika Serikat, Inggris, dan Jepang.
Padahal, Oxfam mencatat populasi ketiga negara tersebut hanya 13 persen dari total populasi dunia. Oxfam menambahkan penguasaan vaksin tersebut berisiko menimbulkan ketidaksetaraan yang besar antarnegara. Mereka lantas meminta setiap negara untuk memastikan ketersediaan vaksin bagi warga dan kebutuhan dunia.
Sementara itu, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memprediksi negaranya akan memperoleh dosis vaksin Covid-19 pada April tahun depan. βRatusan juta dosis akan tersedia setiap bulan. Kami berharap memiliki cukup vaksin bagi setiap warga Amerika Serikat pada April,β ungkap Donald Trump kepada Reuters.
Trump menambahkan distribusi vaksin akan segera terdistribusi dalam 24 jam setelah regulator kesehatan federal menyetujui.
βDalam waktu singkat, kami akan memiliki vaksin yang aman dan efektif. Dan kami akan mengalahkan virus itu,β tutup Trump. [Mohamad Deny Irawan]





















