Ponorogo, Gontornews — Panitia Pemilihan Pengurus Dewan Mahasiswa (P3DEMA) Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor sukses melaksanakan pemilihan ketua DEMA Periode 2021-2022. Agenda tahunan ini berlangsung di Aula UNIDA Gontor kampus Robitoh dan dihadiri oleh seluruh mahasiswa guru aktif mulai dari semester 1 sampai semester 7.
“Patah tumbuh hilang berganti, sebelum patah sudah tumbuh, sebelum hilang sudah berganti. Ini merupakan semboyan wajib dalam keorganisasian yang ada di Pondok Gontor,” Ustadz Daffa sebagai Guru di Gontor.
Acara ini juga bertujuan untuk pendidikan, mendidik siapa yang memilih, dan mendidik siapa yang dipilih. P3Dema juga menjadi salah satu wadah kaderisasi di kalangan mahasiswa untuk belajar berorganisasi.dengan panitia berjumlah 86 orang mahasiswa guru dari semester 3 dan 3 orang mahasiswa dari semester 1 sebagai kader penerus dari panitia, Ahad (13/6).
“Dalam dunia kemahasiswaan, Eksistensi suatu organisasi tidak akan bisa terlepas dari mahasiswa itu sendiri. DEMA lah yang mengkoordinir seluruh kegiatan kemahasiswaan sebagai sarana pengembangan diri serta perluasan integritas bagi mahasiswa,” tambahnya.
Acara ini dimulai pukul 07.00 WIB, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an kemudian dilanjutkan dengan Laporan Pertanggungjawaban dari pengurus DEMA lama, setelah itu perkenalan dari para kandidat ketua DEMA baru yang berjumlah 5 orang mahasiswa guru semester 7 diteruskan dengan sambutan dari masing-masing kandidat, kemudian seluruh mahasiswa menuju ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk mengikuti pemungutan suara, memilih dari 5 orang kandidat.
Setelah pemungutan suara sudah selesai dilanjutkan dengan pembacaan perolehan suara. Di penghujung acara setelah dibacakan siapa yang terpilih menjadi ketua dan dilanjutkan dengan pembacaan doa sebagai penutup acara.
“Selamat kepada Ustadz Allan Muhammad dan Ustadz Faiz Syarifuddin yang terpilih sebagai ketua DEMA UNIDA Gontor Kampus Robitoh Periode 2021-2022. Semoga ketua DEMA yang telah terpilih dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya dan dapat mempertahankan eksistensi organisasi kemahasiswaan di UNIDA Gontor. Amin,” harap Ustadz Daffa. []





















