Tepi Barat, Gontornews — Dua seniman grafiti asal Italia ditangkap polisi perbatasan Israel di Tepi Barat, Sabtu (29/7). Penangkapan dilakukan lantaran kedua seniman itu melukis seorang remaja Palestina yang dipenjara, Ahed Tamimi, di tembok pemisah Israel di Betlehem di Tepi Barat yang diduduki.
Dikutip dari Reuters, bahwa kejadian tersebut diketahui setelah Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) menyampaikan di Twitter bahwa pasukan Israel telah menangkap dua seniman Italia dan seorang Palestina yang sedang bersama mereka.
Sementara itu, saat dimintai konfirmasi, Seorang Juru Bicara Polisi Israel menolak membalas panggilan.
Ahed Tamimi (17) ada seorang remaja Palestina yang viral di media sosial setelah menendang dan menampar Tentara Israel di luar rumahnya di desa Nabi Saleh yang disiarkan langsung di Facebook oleh ibunya.
Lantaran hal itu, Tamimi dipenjara Otoritas Palestina. Ia dijadwalkan akan dibebaskan pada hari Minggu (29/7) ini.
Sebagian besar wilayah Tepi Barat menjadi daerah kependudukan Israel di mana Palestina memiliki pemerintahan sendiri yang terbatas. Namun sebagian besar negara menganggap permukiman Israel di Tepi Barat menjadi ilegal dan melanggar Hukum Internasional. [Devi Lusianawati]

















